Kronologi 2 Anggota TNI Ditembak, Ini Penjelasan Letkol Infanteri Pio L Nainggolan

0
350
Korban anggota TNI ditembak KKSB di Papua. (Foto: dok. Istimewa)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Timika

Dua anggota TNI ditembak kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Bandara Nduga, Papua. Penembakan terjadi setelah helikopter TNI melakukan pergeseran pasukan.

Peristiwa penembakan terjadi pada Rabu (24/4/2019) sekitar pukul 11.20 WIT. Saat itu helikopter Bell 421 TNI, yang diawaki Pilot Mayor Cpn Agus Falah, bersama kru selesai melakukan pergeseran pasukan Yonif Raider 321/GT.

Pada saat bersamaan, terjadi penembakan oleh KKSB yang mengenai kaki kiri salah satu anggota Yonif Raider 321/GT. Mengetahui hal itu, helikopter TNI pun langsung bergerak melakukan evakuasi korban anggota TNI yang tertembak.

Baca Juga : Dua Prajurit TNI Ditembak hingga Alami Luka Serius

Namun anggota KKSB kembali menembak helikopter TNI dan mengenai kru helikopter Serda Dedi Kuswoyo. Akibatnya, Serda Dedi mengalami luka di bagian punggung.

Setelah memastikan korban anggota TNI yang tertembak berada di dalam helikopter, helikopter pun langsung terbang menuju Bandara Moses Kilangin, Mimika, dan tiba di bandara tersebut pada pukul 11.20 WIT.

Para korban yang tertembak langsung dilarikan ke RSUD Mimika dan kemudian dirujuk ke RSMM Charitas. Dandim 1710 Mimika Letkol Infanteri Pio L Nainggolan mengatakan hingga saat ini kedua korban masih terus menjalani perawatan.

“Satu orang dari Yonif Raider 321 dan satu orang Detasemen Penerbad. Secara umum, kedua anggota mulai membaik. Mudah-mudahan cepat sembuh sehingga bisa bergabung bersama rekannya dan melaksanakan tugas,” kata Pio saat ditemui di Koramil 1710-02 Mimika, Rabu (24/4).

Sumber : detik.com