Kronologi Anak Bunuh Ibu Kandung di Deliserdang Dipicu Masalah Sepele

0
115
Tersangka Haris saat diamankan di Polresta Deliserdang, Selasa (16/6/2020) malam. (Foto: istimewa)
Dijual Rumah

Deliserdang, buktipers.com – Peristiwa anak bunuh ibu kandung menggemparkan warga Desa Bangun Rejo, Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Aksi pelaku terbilang sadistis karena menghantam kepala korban dengan cangkul beberapa kali hingga tewas bersimbah darah dengan cara mengenaskan.

Pemicunya pun hanya masalah sepele, lantaran pelaku yang dalam kondisi lelah merasa tersinggung dimarahi korban.

Kasatreskrim Polresta Deliserdang Kompol Muhammad Firdaus mengungkapkan, kronologi pembunuhan ini bermula saat tersangka Haris (43) pulang ke rumah seusai pulang dari sawah pada Selasa (16/6/2020) petang. Ketika itu, korban menegur pelaku dengan nada tinggi.

Pelaku tidak terima dan langsung mengambil cangkul. Dia lalu memukul dahi dan belakang telinga sebelah kanan korban dengan cangkul tersebut hingga tewas.

“Pengakuan tersangka, dia merasa kesal karena capek baru pulang dari sawah tetapi malah dimarahi korban,” katanya, Rabu (17/6/2020).

Menurutnya, kasus ini terungkap atas laporan suami korban Warso (79) sekaligus ayah dari pelaku. Dia menemukan korban istrinya tewas bersimbah darah pada malam hari.

Awalnya, Warso tidak mengetahui istrinya telah tewas dibunuh anaknya. Saat kejadian, dia sedang di masjid untuk melaksanakan salat magrib.

Begitu kembali ke rumah, Warso mendapati rumah dalam keadaan terkunci. Dia mengetuk pintu, kemudian pintunya dibuka tersangka Haris.

Warso kemudian mencari istrinya di dalam kamar tetapi tidak menemukannya. Dia lantas memeriksa dapur dan mendapati istrinya sudah tewas dalam posisi telentang dengan bersimbah darah. Selanjutnya Warso melaporkan kejadian pembunuhan tersebut. Saat itu juga tersangka langsung ditangkap.

“Motif tersangka membunuh ibu kandung karena merasa tersinggung dimarahi korban,” katanya.

 

Sumber : iNews.id