Kronologi Penembakan KKB Terhadap 2 Anggota TNI Koramil Persiapan Surusuru Yahukimo

0
5
KKB dilaporkan menyerang anggota Koramil Persiapan Distrik Surusuru Kodim 1715/Yahukimo Korem 172/PWJ, di Yahukimo, Papua, Sabtu pagi (20/11/2021). Foto ilustrasi/SINDOnews
Dijual Rumah

Yahukimo, buktipers.com – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan menyerang anggota Koramil Persiapan Distrik Surusuru Kodim 1715/Yahukimo Korem 172/PWJ, di Yahukimo , Papua, Sabtu pagi (20/11/2021). Penyerangan dilakukan oleh KKB yang berafiliasi ke Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) sekitar pukul 06.00 WIT.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Arm Reza Nur Patria mengatakan, penembakan terjadi di Distrik Surusuru, Kabupaten Yahukimo terhadap personel Satuan BKO Aparat Teritorial (Apter) Koramil Persiapan Suru-Suru, yang mengakibatkan dua orang korban. Dimana salah satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka-luka.

Sertu Ari Baskoro gugur karena mengalami luka tembak pada bagian leher. Sementara Kapten Inf Arviandi S mengalami luka diperut karena terserempet peluru dan luka bacok di lengan kanan.

Berikut kronologi kejadian yang dikeluarkan Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih:

Pada Sabtu (20/11/2021) saekira pukul 06.00 WIT, beberapa anggota Satuan BKO Apter Koramil Persiapan Suru-Suru berangkat dari Koramil untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari di Kios terdekat dengan menggunakan Speedboad.

Dalam perjalanan tersebut, tiba-tiba ditembak oleh KKB dari arah seberang sungai yang mengakibatkan satu anggota gugur dan satu anggota lainnya luka-luka.

Sekira pada pukul 18.00 WIT kedua korban tersebut telah dapat dievakuasi dengan menggunakan helikopter ke RSUD Dekai.

Direncanakan pada Minggu pagi, 21 November 2021, kedua korban akan dievakuasi menuju Jayapura untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

“Keberadaan Satuan BKO Apter Kodim Koramil Persiapan di wilayah Provinsi Papua adalah untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka menyiapkan sarana dan prasarana Kodim dan Koramil dihadapkan dengan masih minimnya jumlah Kodim dan Koramil yang masih ada saat ini,” kata Kapendam.

Selain itu, kata dia, tugas dari satuan BKO Apter adalah untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf perekonomian masyarakat Papua.

Menurut Kapendam, penembakan yang dilakukan oleh KKB tersebut menunjukkan bahwa kelompok ini tidak menginginkan adanya peningkatan perekonomian bagi masyarakat Papua dengan aksi-aksi penyerangan dan teror yang kerap kali dilakukan bukan hanya kepada aparat TNI Polri namun juga masyarakat lainnya.

“Mohon doa dari kita semua agar aparat TNI Polri yang bertugas selalu diberikan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan Bumi Cenderawasih semakin kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar,” tandasnya.

 

Sumber : Sindonews.id