Beranda Kriminal Kunjungi Kampung Persidangan Siallagan, Jokowi Duduk di Kursi Batu Raja

Kunjungi Kampung Persidangan Siallagan, Jokowi Duduk di Kursi Batu Raja

67
0
Foto: BPMI Setpres/Kris

Samosir, buktipers.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi lokasi wisata kampung adat Batu Persidangan. Lokasi ini disebut sebagai titik awal sejarah penegakan hukum di Samosir.

Jokowi tiba di lokasi Batu Persidangan di Kampung Huta Siallagan, Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo, Samosir, Sumut, Rabu (31/7/2019) pukul 08.15 WIB. Ketibaan Jokowi dan Ibu Negara Iriana disambut secara adat.

Jokowi dipasangkan kain ulos oleh tetua adat setempat. Keduanya juga disambut dengan lemparan beberapa butir beras ke atas dan salam ‘horas’.

Selanjutnya, Jokowi dijelaskan mengenai Kampung Adat Persidangan Huta Siallagan oleh Gading Jhansen Siallagan. Pria ini juga merupakan Raja Siallagan ke-17 dan Ketua Pemandu Wisata di Kabupaten Samosir.

Baca Juga!  Paripurna ke VI Bahas Ranperda Hak Keuangan dan Administratif DPRD

Jhansen menjelaskan, Raja Siallagan terdahulu telah menjalankan sistem peradilan di lokasi tersebut. Ciri dari hukum Kerajaan Siallagan ini adalah hukuman pasung dan pancung.

Jokowi ditunjukkan langsung lokasi Raja Siallagan bersidang yang ada di bawah pohon rindang. Di sana terdapat beberapa kursi yang terbuat dari batu.

Kursi untuk Raja Siallagan berbeda sendiri. Di samping kursi raja terdapat kursi untuk para penasihat dan dukun. Di depannya terdapat kursi untuk terdakwa.

“Banyak turis yang datang ke sini hanya mencari satu berita, apakah benar orang Batak itu pengacara semua. Karena di sinilah namanya Batu Bersidang,” kata Jhansen.

Jhansen menjelaskan secara singkat proses pengadilan yang dilakukan oleh raja. Dia mengatakan pengadilan tersebut menyidangkan 3 jenis kejahatan yang terdiri dari tindak pidana ringan, tindak pidana umum dan tindak pidana serius.

Baca Juga!  Jokowi Akan Sulap Kampung Ulos di Samosir Jadi Destinasi Berkelas

“Yang khusus ini hukumannya hanya satu, yakni bunuh (pancung) dan yang memutuskan adalah raja. Tindak kejahatan khusus ini yakni terhadap tiga kejahatan yairu penghianat kerajaan atau makar, pangkima musuh yang tertangkap kerajaan dan ketiga adalah orang yang berselingkuh dengan istri raja,” kata Jhansen.

Usai mendapat penjelasan, Jokowi menghampiri lokai batu persidangan tersebut bersama Iriana. Jokowi lantas duduk sejenak di kursi raja, sementara Iriana berdiri.

Tak lama, Jhansen mengajak Jokowi melihat lokasi eksekusi pancung. Jhansen menjelaskan bagaimana proses hukuman itu dilakukan.

Di akhir kunjungannya tersebut, Jokowi keluar melewati lorong warung suvenir. Sebelum masuk ke mobil, Jokowi sempat menyapa warga dan membagikan buku tulis kepada anak-anak.

Baca Juga!  Serahkan 2.000 KIP di Tobasa, Presiden Jokowi: Kalau Uang di Kartu Ini Dipakai untuk Pulsa, Kartunya akan Dicabut

 

Sumber : detik.com

Loading...