Kunjungi Kapuas Hulu, Pangdam XII/Tpr Tegaskan Prajurit dan Persit Tidak Terpengaruh Paham Radikal

0
366
Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, memberikan pengarahan kepada prajurit dan Persit Kartika Chandra Kirana se-Garnizun Kapuas Hulu, di lapangan hitam Markas Batalyon Infanteri Raider Khusus 644/Walet Sakti, Jalan Lintas Utara, Sibau Hilir, Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas, Rabu (30/10/2019).
Dijual Rumah

Kapuas Hulu, buktipers.com – Dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja ke satuan jajaran, Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, memberikan pengarahan kepada prajurit dan Persit Kartika Chandra Kirana se-Garnizun Kapuas Hulu, di lapangan hitam Markas Batalyon Infanteri Raider Khusus 644/Walet Sakti, Jalan Lintas Utara, Sibau Hilir, Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas, Rabu (30/10/2019).

Sebelumnya, kedatangan Pangdam XII/Tpr, yang didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XII/Tanjungpura, Ny. Ely Nur Rahmad, serta para pejabat teras Kodam XII/Tpr, di Yonif RK 644/Wls, disambut  tarian Adat Dayak serta jajar kehormatan oleh regu jaga.

Usai penyambutan, Pangdam XII/Tpr melaksanakan penanaman bibit pohon, di halaman Mayonif RK 644/Wls.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menegaskan kepada prajurit agar tidak melakukan pelanggaran, diantaranya, asusila, hutang piutang, kekerasan dalam satuan, kelalaian perorangan, dan Narkoba. Pelanggaran tersebut akan merugikan prajurit itu sendiri yang pada puncaknya bisa mendorong prajurit untuk melakukan desersi.

“Hindari pelanggaran sekecil apapun, laksanakan tugas kalian dengan sebaik-baiknya,” tegas Pangdam XII/Tpr.

Pangdam mengimbau prajurit dan Persit garnizun Kapuas Hulu untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai ada prajurit dan Persit yang sembarangan berkomentar di medsos dan menyebarkan berita-berita atau informasi yang belum pasti kebenarannya.

“Hati-hati dalam menggunakan medsos, jangan ikut mengomentari isu – isu yang beredar, apalagi sampai ikut menyebarkan berita hoax,” imbau Pangdam.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad juga berpesan kepada seluruh yang hadir untuk tidak terpengaruh dengan adanya ajaran-ajaran radikal yang dapat merusak tatanan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, paham radikal tersebut ingin mengganti Pancasila dengan paham mereka.

Selanjutnya, Pangdam XII/Tpr juga menekankan agar prajurit terus melaksanakan dinas sesuai dengan tugas pokoknya. Selain itu juga, agar membina keluarganya dengan baik sehingga tidak berpengaruh terhadap kedinasan.

“Selalu utamakan keluarga dan bangunlah rumah tanggamu dengan menjalankan ajaran agama dengan benar,” pungkas Pangdam XII/Tpr.

 

(Pendam XII/Tpr/Bayu)