Beranda Hukum Kurir Sabu “Nyanyi”, Pengedar Sabu Dijemput Polisi

Kurir Sabu “Nyanyi”, Pengedar Sabu Dijemput Polisi

3470
0
Kedua tersangka dan barang bukti sabu yang diamankan Polisi.

Sergai, buktipers.com – Tim Opsnal Reskrim Polsek Dolok Masihul, berhasil ungkap kasus narkotika jenis sabu, di wilayah hukum Polres Sergai.

Dua pelaku yang terdiri kurir dan pengedar sabu, berhasil diamankan, bersama barang bukti sabu.

Kedua pelaku yang diamankan ZA alias Zainal (29), seorang mekanik bengkel dan MA alias Ifin (24), seorang supir, keduanya warga Kampung Dadap, Dusun VI, Desa Pergulaan, Kecamatan Sei Rampah, Sergai.

Mereka ditangkap, pada Selasa (3/3/2020) lalu, sekira pukul 23:40 WIB.

Dari para pelaku, polisi mengamankan sabu dari tangan ZA alias Zainal, 1 unit senter kepala berisikan 36 lembar plastik klip trasparan, 1 buah pipet yang sudah dimodif menjadi sekop dan 1 lembar plastik klip transparan yang diduga berisikan narkotika jenis sabu.

Sementara dari pelaku MA alias Ifin, ditemukan satu buah dompet warna hitam yang berisikan 1 Lembar plastik klip transparan ukuran sedang diduga berisi Narkotika jenis sabu, 13 Lembar plastik klip transparan kosong, 1 buah pipet yang sudah dimodif menjadi sekop, 1 lipatan tissu warna putih berisi 1 Lembar plastik klip transparan kecil  diduga  sabu.

Baca Juga!  Kurir Sabu Tanah Merah Diringkus Polisi di Depan Hotel Grand Family

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum kepada awak media, Rabu (4/3/2020) mengatakan, penangkapan kedua pelaku atas informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran sabu di Kampung Dadap, berbatasan dengan Kecamatan Dolok Masihul.

Atas informasi tersebut, petugas bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan di lokasi tempat kejadian perkara(TKP). Setiba di lokasi, pertugas melihat salah satu pelaku, diketahui bernama ZA alias Zainal, hendak mengantarkan barang diduga sabu kepada pembeli, di Kampung Dadap Desa Pergulaan.

“Tersangka ZA alias Zainal ditangkap saat akan melakukan transaksi sabu kepada pembeli, dan berikut barang bukti sabu seberat 0,34 gram,”bilang Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang.

Setelah diinterogasi, ZA alias Zainal mengaku, bahwa barang haram tersebut diperoleh dari pelaku MA alias Ifin. Kemudian tim melakukan pengembangan untuk melakukan penangkapan.

Alhasil, pelaku berhasil diamankan di sebuah gubuk  kebun cabe yang berada di Dusun VI Kampung Dadap.

Baca Juga!  Pelaku Bom Bunuh Diri Sukoharjo Luka di Perut dan Tangan Kanan, Masih Sadar

MA alias Ifin mengaku, bahwa dirinya sedang menunggu rekannya, bernama ZA alias Zainal yang terlebih dahulu ditangkap saat sedang mengantarkan satu paket sabu, seharga Rp 100 ribu, dengan imbalan lepas mengkonsumsi atau memakai sabu.

Di lokasi, tim berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu paket sedang seberat 0,65 gram dan paketan kecil seberat 0,35 gram. Sehingga kedua pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Dolok Masihuk guna proses lebih lanjut, ungkap mantan Kapolres Batubara ini.

ZA alias Zainal mengaku, hanya sebagai pengantar kepada pemesan (pembeli,red) atas perintah pelaku MA alias Ifin.

Bahkan dirinya mendapatkan keuntungan sebesar Rp 20 ribu dan lepas konsumsi sabu sendiri atau memakai yang diberikan oleh pelaku MA alias Ifin.

Sedangkan pelaku MA alias Ifin, bapak dua anak tersebut mengaku, mengedar sabu karna membantu ekonomi kedua orang tuanya yang tinggal sendiri.

Dan selebihnya untuk di konsumsi sendiri maupun bersama teman- temanya.

Baca Juga!  Terekam CCTV Saat Beraksi, Trio Maling Toko Kiddle Mart Desa Pon Diringkus Polisi

Bahkan, lanjut Kapolres, pelaku MA alias Ifin juga mengaku membeli sabu setiap kali sebanyak 1 gram sabu dengan harga Rp 850 ribu. Bahkan terakhir,  pelaku memesan sebanyak 2 gram dengan harga Rp 1.750.000 dari pelaku FS yang tidak mengetahui keberadaanya.

MA alias Ifin setiap kali memesan sabu terhadap FS, dirinya transaksi di areal kebun kelapa sawit kebun kacang, Kecamatan Seirampah dengan cara mengambil dulu dan habis baru dibayar, beber Kapolres Sergai.

Hasil penjualan, MA alias Ifin mendapatkn keuntungan per gram sebesar Rp 200 ribu dalam pertiga hari sekali. Bahkan terakhir memesan sabu kepada FS, pada hari Selasa (3/3/2020) lalu, sekira pukul 11:00 WIB.

Kedua pelaku, bersama barang bukti sudah diamankan dan dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Sergai, guna proses hukum lebih lanjut.

“Para pelaku kita kenakan Pasal 114 (1) Sub Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009, ancaman hukuman penjara paling lama 20 Tahun,” tutup Kapolres Sergai.

(ML.hrp)

Loading...