Lantik DMI Sumut, JK Bicara Orang Indonesia yang Tak Doakan Presiden di Masjid

0
87
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK), mengatakan masyarakat Indonesia tidak mendoakan Presiden saat berada di masjid. Ia menilai doa hanya ditujukan untuk masyarakat itu sendiri.

Hal itu disampaikan JK saat menghadiri pelantikan Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia Sumut, di Gelanggang Mahasiswa Kampus UIN Sumut, Jalan Sutomo Medan, Selasa (7/1/2020).

“Kalau di Malaysia, khotbahnya yang pertama mendoakan Sultan. Begitu juga di negara Arab lainnya. Kalau di sini hampir tidak ada yang mendoakan Presiden atau Gubernur, tapi mendoakan seluruh masyarakat,” kata JK dalam sambutannya.

JK menilai hal ini terjadi karena masjid di Indonesia dibangun oleh masyarakat. Kondisi ini berbeda dengan masjid di negara lain yang dibangun oleh pemerintah.

“Karena masyarakat yang membangun masjid itu. Semua masjid di Indonesia ini masyarakat memilikinya. Itu berbeda dengan negara-negara yang berpenduduk Islam lainnya,” jelasnya.

Menurut JK, hanya dua negara di dunia yang masyarakat langsung yang membangun masjid. Dua negara itu adalah Indonesia dan Pakistan.

“Hanya Indonesia Pakistan yang tiap Jumat, tiap sholat mengedarkan kotak amal. Kalau di masjid Malaysia bapak tidak akan pernah melihat kotak amal, karena semua anggaran pemerintah,” lanjut JK.

Hingga saat ini, menurut JK, masjid dan musholla yang ada di Indonesia berjumlah hampir 900 ribu unit. Hampir semua masjid itu dibangun oleh masyarakat.

“Banyak masjid dan musholla di Indonesia itu hampir 900 ribu. Di sekolah, di kantor bahkan di SPBU ada musholla. Mungkin 95 persen dibangun oleh masyarakat,” paparnya.

 

Sumber : detik.com