Lingkungan Hidup Rusak, Pejabat Ini ‘Keluhkan’ Minimnya Anggaran  

0
284
Prasman Siahaan, Kasi Perusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup, Sergai, saat dikonfirmasi.(foto/Irlan.S)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Sergai (Sumut)

Kerusakan lingkungan tidak terlepas dari akibat kurangnya pengawasan dari pejabat instansi terkait. Seperti yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai, satu perusahaan galian C di Sipispis diperintahkan untuk dihentikan setelah adanya laporan dari masyarakat yang mengeluahkan kerusakan lingkungan akibat galian C itu.

Perintah dihentikannya galian C itu setelah Tim Lingkungan Hidup dari Provinsi Sumut turun ke lokasi.

Setelah tim melakukan pemeriksaan, ternyata ditemukan tata cara penambangan yang menyalahi ketentuan yang berlaku, bahkan lingkungan sekitar sudah rusak parah.

Sementara itu, Prasman Siahaan ST.MIL selaku Kepala Seksi (Kasi) Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sergai, sepertinya tidak mau disalahkan ketika ditanya permasalahan galian C Sipispis itu.

Malah dia mengeluhkan minimnya anggaran untuk biaya operasional pengawasan lingkungan.

“Dengan dana yang terbatas dari APBD, tidak mungkin semua terjangkau,”  kata Prasman nada mengeluh saat dikonfirmasi Buktipers.com, Kamis (29/11/2018).

Persoalan minimnya anggaran yang dikeluhkan Prasman ini ditindaklanjuti Buktipers.com untuk konfirmasi ke Bagian Anggaran Pemkab Sergei.

Namun Kabid Anggaran, Mahmud Efendi tidak berada di ruang kerjanya. Keterangan Kasubbag Umum Sari mengatakan,  yang dicari sedang ada rapat.

Halnya Suharto, Staff Keuangan menyayangkan keluhan dari pejabat lingkungan itu dan keluhan itu menurutnya tidak pantas diucapkan seorang ASN selaku abdi masyarakat.

Sementara, Sekretaris Lingkungan Hidup, Nursaman saat dikonfirmasi Jumat (30/11/2018) tidak bersedia memberi komentar mengenai minimnya anggaran seperti dikeluhkan Kasi Kerusakan Lingkungan tersebut. “Kalau soal itu (anggaran) pak Kadis yang tau itu,” ujarnya. (Irlan.S)

 

Editor : Maris