Liput Kegiatan Ilegal di SPBU, 2 Wartawan di Bungo Babak Belur Dikeroyok Massa

0
1
Dua wartawan di Bungo, Jambi babak belur dihajar warga (Nanang Fahruzozi/MNC Portal)
Dijual Rumah

Bungo, buktipers.com – Kekerasan terhadap wartawan terjadi di Kabupaten Bungo, Jambi. Dua orang wartawan dikeroyok massa saat melakukan liputan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Sabtu (29/5/2021).

Kedua wartawan yang menjadi korban pengeroyokan tersebut yakni, Taufik Iskandar, kontributor TV liputan Bungo, dan Yadi, wartawan media online di Jambi.

Keduanya terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah dikeroyok puluhan orang. Mereka dikeroyok ketika melakukan peliputan dugaan kegiatan ilegal di SPBU di Jalan Lingkar arah Bandara Muarabungo.

Dari informasi yang diterima, Minggu (30/5/2021) saat itu kedua wartawan ini melakukan investigasi terhadap kegiatan di SPBU. Mereka mendapatkan informasi jika di SPBU tersebut terjadi kegiatan pelangsiran bahan bakar yang akan dibawa ke proyek batu bara.

Tak tanggung-tanggung, para pelangsir di SPBU tersebut sudah menggunakan truk dan tangki. Benar saja, menjelang magrib, sebuah mobil truk tangki tengah melangsir minyak di SPBU tersebut.

Melihat kejadian itu, kedua wartawan ini pun mengambil dokumentasi, namun tak berapa lama mereka didatangi pelangsir dan petugas SPBU, keduanya langsung dikeroyok, dipukuli bahkan diinjak-injak, akibatnya korban mengalami luka-luka.

Saat ini kedua wartawan tersebut tengah terbaring di IGD RSUD Hanafie Muarabungo untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Bungo AKBP M. Lutfi saat dikonfirmasi media ini belum memberikan komentar, namun menurut informasi dilapangan petugas Polres Bungo sudah berada dilokasi kejadian dan meminta beberapa keterangan saksi.

 

Sumber : iNews.id