Longsor, Jembatan Penghubung Gunung Pamela ke Gunung Monako – Sipispis Terputus

0
11
Jembatan penghubung Gunung Pamela ke Gunung Monako - Sipispis terputus akibat longsor.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi selama sepekan ini, di kawasan Sipispis, yang merupakan daerah dataran tinggi, menyebabkan arus air menerjang satu jembatan di tengah perkebunan, di Dusun 13 Desa Dampak Urat, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Srgai) hingga ambruk dan jatuh ke dasar sungai, Kamis (2/12/2021) malam.

Jembatan yang terbuat dari besi lebar 2 meter lebih dan panjang sekitar 5 meter ini, runtuh ke bawah seiring derasnya arus air yang menerjang. Bahkan dari bagian atas jembatan, terjadi tanah longsor mengakibatkan akses jalan tertutup.

Selama ini, jembatan yang berada di tengah kawasan perkebunan sawit itu, memang dipergunakan warga untuk jalan dari Desa Gunung Pamela, Kecamatan Tebing Tinggi ke Desa Gunung Monako, Desa Simalas dan Desa Damak Urat, Kecamatan Sipispis, Sergai.

Camat Sipispis, M. Tambunan ketika dikonfirmasi melalui selular, Jum’at (3/12/2021) malam mengatakan,” benar jembatan penghubung ini ambruk dan jatuh ke dasar sungai. Selama ini di pergunakan warga sebagai penghubung dari desa Gunung Pamela (Tebingtinggi) ke 3 desa di Kecamatan Sipispis. Jembatan itu berada ditengah areal perkebunan sawit, dan menurut data jembatan itu dibangun oleh pihak perkebunan. Dan memang dipergunakan juga oleh warga sebagai akses jalan dari Pamela ke Gunung Monako atau sebaliknya. Dengan putusnya jembatan ini, warga bisa melalui jalan dari Pondok Seng menuju Desa Sibarau lalu ke Gunung Pamela, artinya masih ada jalur lain”.

Kedepannya, lanjut Camat M. Tambunan, pihaknya juga akan berkordinasi dengan Pemkab Sergai, karena jembatan itu dulunya pihak perkebunan yang membangunnya, dan letaknya juga berada ditengah areal kebun.

Foto alat berat diturunkan ke lokasi.

Akibat peristiwa itu, akses transportasi yang sering dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat menjadi terputus total, baik dari Gunung Pamela menuju Desa Manako, Simalas dan Damak Urat maupun sebaliknya.

Kapolsek Sipispis, AKP Saefullah melalui Kasi Humas Polres Tebingtinggi, Iptu Agus Arianto membenarkan peristiwa putusnya jembatan, dan tanah longsor tersebut. Namun disebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana alam tersebut.

“Benar sebuah jembatan putus dan tanah longsor di daerah Kecamatan Sipispis, karena curah hujan selama dalam seminggu ini cukup tinggi,” ujar Agus Arianto.

Diakuinya, akibat peristiwa bencana alam itu, akses jalan menjadi terputus, setelah merima laporan, Kapolsek Sipispis AKP Saeffulah bersama personil langsung ke lokasi untuk melakukan pengamanan dengan memasang police line dan menghimbau warga agar tidak melintas di jalan tersebut serta mencari jalan alternatif.

“Saat ini Muspika Kecamatan Sipispis telah berkoordinasi ke Pemkab Sergai, agar menurunkan alat berat untuk membersihkan jalan dari tanah longsor dan untuk memperbaiki kembali jembatan yang putus,” tutup Kasi Humas.

 

(ML.hrp)