Luar Biasa Hancur, Jalan Dusun I Hingga Dusun II Desa Pematang Cermai Penuh Lubang

0
922
Tampak mobil jenis sedan mopol BK 1330 QB asal Medan, nyangkut di bahu jalan yang berlubang di Dusun 1 Desa Pematang Cermai saat ingin melintas di jalan tersebut.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Hampir seluruh akses sepanjang jalan di Dusun 1 hingga menuju Dusun 2, Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berlubang dan digenangi air, jika masuk musim penghujan.

Banyaknya lubang menganga, membuat warga setempat dan masyarakat luar yang melintasi jalan tersebut harus ekstra hati-hati, lantaran hampir ratusan lubang yang berukuran besar, menganga siap menunggu korban.

Terlihat salah satu mobil jenis sedan nopol BK 1330 QB, nyangkut di bahu jalan yang rusak dan berlubang saat ingin melintas jalan tersebut, Minggu (24/11/2019), sekitar pukul 14.30 WIB.

Budi, supir asal Medan yang mobilnya nyangkut tersebut mengatakan, “Saya bingung mas, mau pilih jalan yang mana. Soalnya, semua jalan yang saya lintasi di jalan ini berlubang, “katanya dengan nada kesal kepada buktipers.com.

Kita dari Medan, gak tau sama sekali jalan ini, mau pilih jalan sebelah sana berlubang dan pilih jalan sebelah sini, juga berlubang juga. Parahnya, jalan ini apa gak ada perhatian dari pemerintah setempat untuk memperbaikinya katanya lagi.

Menurut penuturan beberapa warga setempat, hancurnya jalan di Dusun 1 dan Dusun 2 ini, akibat sering dilalui truk tronton yang melebihi tonase.

Dimana pada saat itu, ada pembangunan jalan hotmix di Desa Gelam, Kecamatan Bandar Khalifah, kata warga.

“Jalan ini kan golongan III C, dan harusnya tidak boleh dilalui truk yang muatannya lebih dari  lima ton. Namun, pada saat adanya pembangunan jalan hotmix yang ada di Desa Gelam, Kecamatan Bandar Khalifah, banyak truk tronton yang melebihi tonase, mondar-mandir, “ungkap Bristo Silaen, salah satu tokoh pemuda Desa Pematang Terang.

Ditambah Bristo, awalnya pada saat pembangunan jalan hotmix di Desa Gelam, pada saat itu sempat warga Desa Pematang Cermai dan warga Pematang Terang, protes akibat jalan yang dilalui ratusan truk tronton yang melebihi tonase, mengakibatkan jalan rusak, namun atas kesepakatan warga dengan pihak kontraktor pada saat itu, pihak kontraktor pernah berjanji akan memperbaikinya, kata Bristo Silaen.

Sementara, Hery Suheri warga Dusun 1 Desa Pematang Cermai, mengaku sudah dua kali jatuh saat mengendarai sepeda motor dan saat itu berpapasan dengan mobil, sehingga tak terelakkan.

Masyarakat Desa Pematang Cermai, meminta Pemkab Sergai dan dinas terkait agar secepatnya membangun jalan di Dusun 1 ini, sebelum memakan korban jiwa.

(ML.hrp)