Mahasiswi Unri Korban Pencabulan Dosen Surati Menteri Nadiem, Ini Isi Lengkapnya

0
2
Surat mahasiswi korban pencabulan dosen sekaligus Dekan Fisip Unri ke Menteri Nadiem. (Foto: MPI/Banda HT)
Dijual Rumah

Pekanbaru, buktipers.com – Mahasiswi Universitas Riau (Unri) berinisial L yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oknum dosen menulis surat terbuka kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Isi surat tersebut sebagai harapan agar Menteri Nadiem turun tangan mengawal kasus yang dialaminya.

Surat terbuka tersebut dikirim L, melalui Korps Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional (Komahi) Unri. Kemudian surat mahasiswi semester akhir ini dikirim Komahi ke Nadiem Makarim melalui Kantor Pos Pekanbaru.

“Kita sudah kirimkan surat dari L untuk Menteri Nadiem,” ujar Mayor Komahi Unri Kelvin Hardiansyah, Kamis (2/12/2021). Berikut isi lengkap surat L kepada Meteri Nadiem Makarim.

“Untuk Pak Nadiem saya punya permintaan tolong kawal kasus ini sampai tuntas. Berikan sanksi yang keras untuk pelaku jangan biarkan dia tetap ada di Universitas Riau. Bapak harus ke sini. Bapak harus turun tangan tolong pak saya tidak ingin adik-adik atau teman saya yang lain juga merasakan hal yang sangat mengerikan ini. Pak tolong pak usut tuntas semua dosen-dosen yang juga melakukan hal yang sama dan mencoba melindungi pelaku. Di fisip banyak predator. Pak tolong buat dunia pendidikan lebih aman bagi kami putri-putri bangsa yang ingin mencapai mimpinya bantu saya pak keadilan harus ditegakkan. Jangan biarkan dia lolos pak. Di sini saya akan terus berjuang untuk semua perempuan yang ada. Terima kasih Pak Nadiem”.

Di sisi lain, Komahi juga membuat sayembara bagi mahasiswa Unri untuk menulis surat terbuka ke Mendikbud terkait kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan kampus.

“Kami membuat sayembara kepada seluruh mahasiswa Unri menulis surat terbuka untuk Menteri Pendidikan. Isinya terserah mahasiswa terkait persoalan yang terjadi sekarang ini. Kita minta Pak Nadeim ke Unri,” katanya.

Diketahui, dosen berinisial SH sudah ditetapkan tersangka kasus pencabulan. Namun sampai saat ini dia  masih menjabat Dekan Fisip Unri dan juga dosen pembimbing skripsi. Kasus pencabulan ini terjadi saat L mendatangi ruangan kerja SH untuk bimbingan skripsi.

Di sanalah diduga terjadi pencabulan. Korban diciumi SH yang merupakan dosen pembimbingnya. Korban lantas mengungkapkan kasus ini di media sosial dan viral.

 

Sumber : iNews.id