Beranda Samosir Mangindar Simbolon : Perbukitan Bangun Dolok di Luar Kawasan Hutan dan Jauh...

Mangindar Simbolon : Perbukitan Bangun Dolok di Luar Kawasan Hutan dan Jauh dari Konsesi TPL

215
0
Mangindar Simbolon
Loading...

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Mantan Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Kehutanan XII, Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba yang juga mantan Bupati Samosir, Mangindar Simbolon, menegaskan, wilayah perbukitan Bangun Dolok Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun yang longsor hingga berkali-kali menimbun badan Jembatan Sidua-dua,  sudah di luar kawasan hutan dan jauh dari konsesi TPL.

Hal itu dikatakan mantan Kacabdis Kehutanan periode 1993-1999 itu saat dihubungi buktipers.com, melalui selulernya, Senin (21/1/2019).

Dijelaskan, sekitar 40 hektar wilayah perbukitan Bagun Dolok Parapat khusus DTA, alur Jembatan Sidua-dua Parapat berada di luar kawasan hutan dan jauh dari konsesi TPL.

“Pada tahun 1950-an daerah tersebut ditanami pohon pinus oleh Jawatan Pekerjaan Umum (PU) yang familiar disebut Dinas PU untuk menghindari terjadinya longsor karena struktur tanahnya sangat terjal dan curam,” katanya.

Baca Juga!  TPL Perbaiki Jalan Sepanjang 7,2 KM Simpang Sigura-gura
Darianus Sinaga

Diterangkannya, pada tahun awal 1990-an pohon yang sudah besar dan tua yang tumbuh di sekitar perbukitan Bangun Dolok, ditebangi serta dikapling-kaplingi untuk ditanami tanaman komoditi kebun.

“Sejak saat itu, vegetasi pinus dan pepohonan di areal perbukitan Bangun Dolok semakin hilang sampai saat ini. Dugaan saya, selama musim hujan, sejak akhir Desember 2018 hingga saat ini  menyebabkan daya serap air oleh tanah (carrying capacity) di DTA Jembatan Sidu-dua telah melewati batas, sementara topografi-nya sangat terjal sehingga longsor berulang-ulang terjadi dan tidak terelakkan lagi,” ungkapnya.

Mangindar berharap kepada Kementerian  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar mampu merancang kembali konstruksi jalan dan lingkungan yang aman di lokasi Jembatan Sidu-dua, sehingga tidak mengganggu pengguna jalan hingga perekonomian masyarakat sekitar membaik.

Baca Juga!  Kapolsek Teluk Mengkudu Bersama Masyarakat Adakan Jumat Bersih

Terpisah, mantan Pangulu Sibaganding, periode 1992-2008, Darianus Sinaga, ketika dimintai keterangannya terkait wilayah perbukitan Bangun Dolok yang longsor berkali- kali, menimbun badan Jembatan Sidua-dua, Senin (21/1/2019), di Panatapan Parapat, menyampaikan, perbukitan Bangun Dolok sudah berada di luar kawasan Hutan dan jauh hingga beberapa kilometer dari konsesi TPL.

Perbukitan Bangun Dolok yang dilanda longsor.

Senada dengan mantan pangulu nagori Sibaganding era tahun 2008-2015, Rudi Pohan Sidabutar juga mengatakan, bahwa perbukitan Bangun Dolok sudah jauh di luar kawasan hutan register dan tidak ada sangkup paut dari PT TPL atas terjadinya longsor, di Jembatan Sidua-dua.

Kita tidak menyalahkan siapa-siapa, yang penting saat ini bagaimana Jembatan Sidu-dua dapat berfungsi normal, dan ekosistem di sekitar aliran DTA Jembatan Sidua-dua dikembalikan dengan penanaman pohon untuk mencegah longsor, harapnya.(Stg)

Loading...