Manohara dan Kiki Ditangkap Sat Narkoba Polres Labuhanbatu

0
334
Foto kedua pelaku memperlihatkan barang bukti sabu.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Personil Sat Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu dan Kanit Idik I, IPDA Sarwedi Manurung, kembali mengamankan pelaku penyalahguna narkotika jenis sabu, di Jalan Karya, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada Sabtu (9/10/2021), lalu.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, melalui Kasat Narkoba, AKP Martulesi Sitepu, kepada wartawan, Minggu (10/10/2021) menyampaikan, pihaknya mengamankan dua orang pelaku yakni berinisial SA alias Manohara (39), ibu rumah tangga, warga Dusun Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu dan RF alias Kiki (25), warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Dari kedua tersangka, lanjutnya, diamankan 2 (dua) bungkus plastik klip transparan berisi kristal putih yang diduga Narkotika jenis sabu seberat 1 (satu) gram netto, 1 (satu) bungkus plastik klip transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu seberat 0,38 netto, dan 1 (satu) buah HP Nokia warna hitam.

Masih kata Kasat, penangkapan kedua tersangka diawali dengan penyelidikan dan undercover buy terhadap tersangka RF alias Kiki.

Kemudian dikembangkan kepada tersangka SA alias Manohara yang ketika itu berada dalam rumah bersama suaminya dengan panggilan Ges (39), dan berhasil melarikan diri saat penggerebekan di rumah mereka, di Dusun Sei Tampang.

SA alias Manohara sendiri menerangkan, sudah 2 (dua) tahun mengedarkan narkotika jenis sabu. Dan ibu empat orang anak ini mengaku meraup keuntungan sekitar Rp.700.000,- per minggu.

Adapun tersangka RF alias KIKI adalah merupakan seorang residivis yang baru selesai menjalani hukuman, pada bulan April 2021 dalam kasus tindak pidana narkotika.

Dari hasil interogasi petugas, tersangka Manohara menjelaskan, mendapat pasokan narkoba dari seseorang warga Sennah yang sampai sekarang masih dilakukan penyelidikan.

Kedua tersangka mengaku menjual narkoba untuk memenuhi kebutuhan hidup. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Labuhanbatu untuk proses selanjutnya.

Pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) dari undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, jelas Kasat Narkoba.

 

(Syafii Harahap)