Beranda Lintas Provinsi Mantan Aktivis Apresiasi PT. Arya Mitra Mandiri yang Bekerja Tepat Waktu dan...

Mantan Aktivis Apresiasi PT. Arya Mitra Mandiri yang Bekerja Tepat Waktu dan Menjaga Mutu

265
0
Plang proyek dan hasil jalan yang sudah dikerjakan oleh PT. Arya Mitra Mandiri.

Ketapang, buktipers.com – PT. Arya Mitra Mandiri, sebagai pemenang pekerjaan peningkatan stuktur Jalan Tumbang Titi – Lalang Cingai – Pengancing – Segar Wangi (Mambok) yang anggarannya bersumber dari dana DAK Reguler Kabupaten Ketapang Tahun 2019, dengan nilai pagu (nilai kontrak) Rp.19.803.000.000 (Sembilan Belas Miliar Delapan Ratus Tiga Juta Rupiah),  berhasil mengerjakan pekerjaannya tepat waktu dan menjaga mutu.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, benar adanya pembangunan jalan yang kurang lebih 14 KM tersebut, cukup baik, dan tidak seperti pelaksana penerima proyek lelang lainnya yang marak diberitakan di media sosial (Medsos).

Salah satunya pengerjaan proyek di Simpang Kelampai – Jembatan Kelampai yang sempat terhenti, beberapa waktu yang lalu dan juga sempat berurusan dengan aparat setempat.

Baca Juga!  6 Orang Tersambar Petir saat Mancing Ikan di Pringsewu, 1 Tewas

Selain itu, juga pekerjaan jalan Pelang – Batu Tajam yang sampai saat ini masih menyelesaikan pekerjannya atau bekerja didalam hitungan denda.

Salah satu tokoh masyarakat atau mantan aktivis, Dedi Sumarni, kepada buktipers.com mengatakan, bahwa PT. Arya Mitra Mandiri berhak mendapatkan apresiasi atas kinerjanya karena berhasil mengerjakan pekerjaannya tepat waktu dengan menjaga mutu.

“Saya rasa PT. Arya Mitra Mandiri berhak mendapat apresiasi atas kinerjanya yang berhasil melakukan pekerjaannya (Proyek pekerjaan peningkatan stuktur Jalan Tumbang Titi – Lalang Cingai – Pengancing – Segar Wangi Mambok) dengan tepat waktu serta menjaga mutu, “ujarnya.

“Diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang yang berwenang agar melakukan proses lelang dengan benar, serta memperhatikan latar belakang dari perusahaan tersebut. Seperti apa pengalamannya, dan jangan memenangkan kontraktor dengan adanya kepentingan kelompok tertentu dan pribadi. Mengingat sekarang ini, banyak proyek yang menelan biaya yang cukup fantastis yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat Ketapang yang bisa merugikan daerah dan negara, “pungkasnya.

Baca Juga!  Proyek Tanpa Nama Bermunculan di Lokasi Pembenihan Ikan Aceh Singkil, Siapa yang Punya?  

(tim)

Loading...