Beranda Hukum Mantan Anggota Polri, Di Duga Lakukan Perampasan Motor Siswa MTSN.

Mantan Anggota Polri, Di Duga Lakukan Perampasan Motor Siswa MTSN.

363
0
IMG-20180409-WA0093

BuktiPers.com – Malang (Jawa Timur)

Tindakan perampasan kendaraan bermotor kembali terjadi di wilayah hukum Malang raya.

Hari ini (9/04/2018), kejadian perampasan ini menimpa, seorang siswa bernama Belva Canda Gatari (16 tahun), siswa SMPN Kepanjen, kabupaten Malang.

Menurut pengakuan korban, kepada awak media buktipres, mengatakan ” sekitar pukul 06.00 Wib, di jalan raya Sukoharjo dekat MTSN Kepanjen, saya di cegat oleh dua orang yang mengaku polisi.

Kemudian dua orang ini mengatakan pada saya harus ikut mereka ke kantor polisi, saya sempat bertanya ada masalah apa, tetapi dua orang itu bilang pokoknya ikut saja”. Jelasnya.

Lanjutnya ” karena saya merasa ada yang janggal, tepat di jalan Adi Santoso Kelurahan Ardimulyo, kecamatan Kepanjen saya berteriak minta tolong.

Baca Juga!  Polres Batu Malang Adakan Latihan Pra Operasi Mantap Brata 2018

Lantas banyak orang yang ada di situ, datang dan menghakimi pelaku, tapi satu orang sempat kabur dengan menggunakan sepeda motor.

Karena mungkin melihat ada keributan anggota Polres Malang, yang saat itu lewat di lokasi langsung mengamankan tersangka dan di bawa ke Polres”. Ungkapnya.

Sementara dari keterangan yang di kumpulkan, dari pihak polres Malang, menyatakan ” kami telah mengamankan seorang tersangka, atas nama Arif Widodo (45) warga Sidoarjo, seorang mantan anggota Polri yang telah di PDTH, dan tersangka lain yang masih kabur bernama Rudi.” Jelasnya.

Lanjutnya ” menurut keterangan yang di berikan tersangka Arif Widodo, hari ini (9/04/2018), dia bertemu tersangka Rudi pada pukul 05.00 Wib, menggunakan sepeda motor jenis beat, dan saat ini kendaraan tersebut di gunakan tersangka Rudi untuk kabur, dari kerumunan massa.

Baca Juga!  Kabid Bina Marga PU PR Paluta Bantah Mengatakan "Semua Kontraktor Maling"

Dari hasil olah TKP, telah di amankan satu unit sepeda motor bermerk beat warna hitam, dengan plat no N 2947 NO, kami juga sudah membawa tersangka untuk di mintakan VER, dan juga melakukan pengejaran pada tersangka Rudi.” Terangnya.

Sampai saat ini motif dari perbuatan mantan anggota Sat Tahti Polda Jatim PDTH tahun 2016, ini bersama rekannya Rudi, masih terus mengalami pendalaman dari pihak Polres Malang, untuk menemukan motif, dari tindakan yang di lakukan dua tersangka ini, terhadap korban salah satu siswa MTSN Kepanjen, kabupaten Malang. ( Hermin/red)

Loading...