Mantan Kabag Perekonomian Lingga Terpantau di Polres Tanjungpinang, Ternyata Ini Persoalannya

0
11
Foto dukumentasi mantan Kabag Perekonomian Pemkab Lingga, MR dan Kasi Kabag Perekonomian Pemkab Lingga saat ini, terciduk kamera saat pulang dari Mapolres Tanjungpinang, pada Rabu, 10 Maret 2021.
Dijual Rumah

Lingga, buktipers.com – Mantan Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemkab Lingga, berinisial MR yang saat ini menjabat Plt. Kepala  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lingga, dan adik mantan Bupati Lingga, periode 2016-2021, bersama Kepala Seksi (Kasi) Prekonomian Pemkab Lingga, berinisiak JL, terpantau mengunjungi Polres Tanjungpinang.

Informasinya, diduga MR dan JL, dipanggil kepolisian guna dimintai keterangan terkait pengadaan mesin industri pengolahan pakan ikan dan mesin industri pengolahan tepung yang dibelanjakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lingga, di Tahun Angggaran (T.A) 2020.

Kehadiran mereka di Mapolres Tanjungpinang itu, pada Rabu (10/3/2021), juga diketahui Ketua DPD Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Abdul Karim yang akrab disapa Tok Agus Ramdah.

Dan dia menyampaikan info tersebut, melalui pesan WhatsApp-nya, pada Selasa (16/3/2021).

Ketua DPD LAMI Kepri, Abdul Karim alias Agus Ramdah mengatakan “Benar Joy, mereka di panggil ke Polres Tanjungpinang pada Kamis 10 Maret  kemarin oleh penyidik dari Polda Kepri untuk dimintai keterangan sebagai saksi masalah pengadaan mesin industri pakan ikan dan mesin industri pengolahan tepung. Yang baru-baru ini tepatnya, Selasa (02/02/21) digelar acara peresmiannya dilokasi Implasmen Timah Dabo Singkep dengan menghadirkan Wakil Ketua DPR-RI,” tulis Agus Ramdah.

Lebih lanjut, Ketua DPD LAMI Kepri mengatakan, dari pengakuan MR dan JL, dengan kehadirnya kali ini, mereka berdua sudah tiga kali dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Dan pemanggilan kali ini, dari siang hingga malam harinya. MR selaku mantan Kabag Perekonomian Pemkab Lingga, pada saat itu dijejal sebanyak 61 pertanyaan oleh penyidik Polda Kepri. Itu info yang tok dapat, papar Abdul Karim alias Agus Ramdah.

Menanggapi informasi yang disampaikan Ketua DPD LAMI Kepri, saat pertama dikonfirmasi melalui via handphone seluler, pada Selasa (16/3/2021) sekira pukul 13.09 WIB, Kasi Perekonomian Kabupaten Lingga, JL, membenarkan.

“Iya ,, kemarin ada pemanggilan terkait BUMD. Lebih lanjut JL mengatakan, Iya Joy kami dimintai keterangan sebagai saksi saja, meski sebenarnya permasalahan ini saya tidak tahu menahu,”jawab JL melalui WA.

Selanjutnya saat ditanya adakah pihak penyidik Polda Kepri, minta keterangan terkait pembangunan gedung tempat industri air mineral Kabupaten Lingga yang menggunakan besi bekas implasmen gudang timah?

Jawab JL, “Kalau hal itu tidak Ade pula, dan dalam semua permasalahan ini saya tidak tahu sama sekali, begitu juge mengenai pengadaan mesin pakan ikan, itu pembelanjaan oleh manajemen BUMD Joy,”tutup JL.

Ironinya, MR saat dihubungi melalui via telepon selulernya, pada Selasa (16/3/2021), sekira pukul 13.26 WIB, hingga Kamis (18/3/2021), hanya dibaca dengan tanda contreng biru dan enggan memberi tanggapan.

Dan lebih mirisnya lagi, selaku salah satu PJU di Pemkab Lingga, MR, malah membelokir nomor telepon seluler wartawan yaitu satu hari usai dikonfirmasi.

Menindak kebenaran informasi yang diperoleh dari sumber utama, hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebutkan dari Polda Kepri dalam hal ini informasi didapat (Penyidik Polda Kepri-red) selaku pemanggil MR dan JL, belum bisa dikonfirmasi wartawan terkait hak pemaparan penjelasannya atas pemanggilan kedua saksi tersebut, di wilayah hukum Polres yang bukan tempat kronologis kejadian TKP sesungguhnya.

(Zul)