Beranda Hukum Mantan Residivis Narkoba Ditangkap Polsek Dolok Masihul

Mantan Residivis Narkoba Ditangkap Polsek Dolok Masihul

266
0
Tersangka memegang barang bukti.

Sergai, buktipers.com – Pengedar sabu yang merupakan mantan rResidivis narkoba asal Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, berhasil diamankan Tim opsnal Reskrim Polsek Dolok Masihul, Sabtu (29/2/2020) lalu, sekitar pukul 13.30 WIB.

Pelaku bernama Taruli Hot Matua Saragih alias Saragih (42), warga Dusun I Desa Pekan Kamis, Kecamatan Dolok Masihul, ditangkap saat duduk di teras rumah miliknya.

Polisi juga menyita barang bukti, 4 lembar plastik klip transparan berisikan butiran kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu, seberat 0,8 gram, 1 buah pipet yang runcing pada ujungnya di modif menjadi sekop, 1 bal kertas tiktak dengan bungkus bertuliskan teroador dan 1 lembar uang kertas pecahan Rp 50.000, dan 5 lembar uang kertas pecahan Rp.10.000,.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum mengatakan, penangkapan pelaku tersebut berdasarkan informasi masyarakat tentang jual beli peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya.

Baca Juga!  Kerap Banjir, Warga Geruduk Kantor Lurah Parapat

Selanjutnya, tim melakukan patroli di lokasi tersebut, dan begitu di rumah pelaku, petugas langsung memanggil pelaku yang saat itu, lagi di depan teras rumahnya.

Tanpa pikir panjang, petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap pelaku. Hasil penggeledahan, ditemukan satu bungkus rokok sempurna berisikan 4 plastik narkotika jenis sabu dan barang bukti lainnya, di kantong celana belakang milik pelaku, papar Kapolres Sergai, kepada awak media, Minggu (1/3/2020).

Pengakuan pelaku, dirinya mantan residivis kasus yang sama dalam kepemilikan narkotika jenis sabu, pada tahun 2008 silam dan divonis selama 8 bulan penjara oleh Pengadilan Pangkalan Brandan.

Bahkan bapak tiga anak ini, mengaku memperoleh barang haram tersebut dari pelaku IN, warga Batubara. Dimana pelaku membeli sabu dari pelaku inisial IN dan sekali memesan sebanyak 1/4 gram dengan harga Rp 300.000, dan dikemas kembali menjadi paketan dan dijual 1 paket seharga Rp 100.000,-

Baca Juga!  3 Pengedar Sabu 15 Kg di Riau Ditangkap Polisi

Dalam jual sabu, pelaku Saragih mendapatkan keuntungan sebesar Rp200.000 sekali beli, ucap mantan Kapolres Batubara.

Lanjut Kapolres, pelaku mengaku terakhir membeli sabu, pada hari Rabu (26/2/2020) kemarin. Dimana pelaku melakukan transaksi kepada IN, di lokasi Jalinsum Batubara, tempat dirinya nongkrong di sebuah warung.

Ironisnya, selain menjual sabu, dirinya juga mengkonsumsi sabu dan daun ganja kering.

Dimana pelaku mengaku baru konsumsi pada  Kamis (27/2/2020) lalu. Tujuan pelaku memakai agar kondisi badan terasa Fit dan tidak bisa tidur, ‘beber Kapolres Sergai, meniru pengakuan tersangka.

Pelaku Saragih sudah cukup lama menjalankan bisnis barang haram tersebut, sejak tahun 2008 dan sempat berhenti. Pada tahun 2018 dirinya kembali menjual barang haram tersebut, di wilayahnya dan berjalan dua bulan kembali berhenti, pada tanggal 26 Pebruari 2020 lalu, pelaku kembali menjual sabu dan hingga dilakukan penangkapan.

Baca Juga!  Cekcok usai Patungan Beli Narkoba, Sopir Angkot di Medan Tewas Ditikam Kakak Adik

“Saat ini tersangka dan berikut barang bukti narkotika jenis sabu sudah diamankan di Mapolsek Dolok Masihul, guna proses hukum lebih lanjut dan kita kenakan Pasal 114 (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling lama 20 Tahun,” tutup Kapolres.

 

(ML.hrp)

Loading...