Marjeni: Wartawan Diharapkan Dapat Menularkan “Virus Cinta Batik”

0
10
Rian Alfian (Bendahara Join) dan Endar Rambe S Sos,i (Sekretaris Iwo)
Dijual Rumah

Rokan Hulu, buktipers.com – Batik kini sudah menjadi identitas Indonesia di kancah internasional. Keberadaannya sebagai warisan budaya juga sudah diakui masyarakat dunia.

Ada hal yang membanggakan Dua Wartawan yang bertugas di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), ketika 2 Oktober 2021 lalu, mendapat Baju Batik dari Dirut Perumda RHJ Marjeni, SE, MM.

Kedua wartawan Penerima itu, Rian Alfian (Bendahara JOIN) dan Endar Rambe S Sos,i (Sekretaris IWO), namun muncul dibenak Wartawan, kenapa Dirut Perumda RHJ Marjeni, SE, MM memberikan Batik Rohul jenis Sicuriang.

Ternyata, makna filosofis yang terkandung dalam tiga Batik Rohul, untuk Motif Sicuriang artinya, Berhitung, Orang Rohul itu penuh perhitungan dalam mengambil keputusan, dalam dunia demokrasi Orang Rohul dalam memilih wakilnya atau pemimpinnya melalui perhitungan suara.

Komunikasi non verbalnya, cocok dan elegan, karena memang Pers itu,  sebagai pilar keempat di Negara demokrasi, jadi sudah sesuai dengan Batik Rohul jenis Sicuriang.

Meskipun ada dua motif lainnya, yakni  Motif  Suluo Kekaik artinya, saling terkait, Orang Rohul itu saling berkaitan, saling bersaudara, saling menghargai dan saling bekerjasama untuk membangun kampung halaman.

Motif Sesuli Banja artinya, Bunga ladang beraneka ragam, Negeri Rohul itu Pluralisme, hidup beraneka ragam suku bangsa dengan rukun dan damai, hal ini menjadi sumber keindahan, kekuatan dan kemajuan Rohul.

“Batik bukan hanya sebuah seni, tetapi juga kebanggaan yang harus kita jaga dan pertahankan,” ujar Rian Alfian diamini Endar Rambe, Selasa (9/11/2021).

“Terimakasih banyak pada Dirut Perumda RHJ Marjeni, SE, MM, Direktur Pengembangan Bisnis Fitri Ruliani, ST dan Staf Marketing Kasmawati, MIP,” sambung Endar Rambe.

Sementara, menurut Dirut Perumda RHJ  Marjeni, batik salah satu warisan leluhur yang harus dijaga kelestariannya.

“Terutama sahabat kami Wartawan yang diharapkan dapat menyebarkan dan menularkan “Virus Cinta Batik” ke seluruh Masyarakat Bumi Lancang Kuning, bahkan Indonesia, sehingga batik tetap lestari.

Ia mengatakan, Rohul sudah selayaknya mengangkat potensi Batik khas Rohul. “Batik khas Rohul memiliki karakteristik yang berbeda dengan daerah lain, dan ini perlu dipertahankan,” katanya.

 

(ML.hrp)