Beranda Nasional Ma’ruf Amin: Wisata Halal Bukan Mengubah Destinasi Menjadi Halal

Ma’ruf Amin: Wisata Halal Bukan Mengubah Destinasi Menjadi Halal

30
0
Ma'ruf Amin. (Net)

Mataram, buktipers.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’ruf Amin, angkat bicara terkait konsep wisata halal yang diperdebatkan sebagian kalangan. Dia menjelaskan, perspektif wisata halal bukan mengubah objek wisata menjadi halal. Akan tetapi lebih kepada penyediaan pangan yang disajikan dalam restoran, ketersediaan tempat ibadah, dan hotel yang dapat memiliki standar kehalalan.

“Tetapi layanannya yang kita beri kehalalannya, sehingga orang yang berkunjung ke Nusa Tenggara Barat (NTB) merasa nyaman dan menyenangkan. Jadi, tidak akan pernah mengubah alamnya atau objek wisata lainnya,” kata Ma’ruf Amin pada Konfrensi Internasional Pariwisata Halal di Kota Mataram, NTB, Jumat (11/10/2019).

Menurut wakil presiden terpilih itu, MUI akan terus mendorong dan menopang perkembangan industri halal di Indonesia, terutama di NTB yang sedang giat mengembangkan pariwisata halal. Apalagi NTB telah dinobatkan sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia pada 2015.

Baca Juga!  Danlanud Leo Wattimena Pimpin Apel Kesiap Siagaan

“Upaya kita untuk memoles destinasi wisata halal agar lebih indah, sehingga menjadi daya tarik tersendiri dan memiliki keunikan dibanding wisata daerah lain. Tentu dengan standar halal dalam makanan dan minuman dipastikan sudah memenuhi standar halal internasional,” ujarnya.

Menurut Ma’ruf, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata akan terus membenahi destinasi wisata halal, mulai dari restoran, hotel, travel dan fasilitas penunjang lainnya. Dengan begitu, orang datang ke Indonesia dan NTB merasa aman dan nyaman. Apalagi NTB punya Islamic Center yang ditetapkan sebagai ikon wisata religi dan sebelumnya telah diresmikan lampu hias yang menambah keunikannya.

“Ini merupakan ikon menarik bagi pengembangan wisata halal,” ucap Ma’ruf.

Baca Juga!  2 Oknum TNI Ditangkap Bawa Sabu dari Kesatuan Denma Mabes AD

Dia menuturkan, lebih dari 50 lembaga sertifikasi halal dunia mengacu pada standar MUI. Karena itu, MUI telah banyak memberi pengakuan kepada lembaga halal di luar negeri. Di antaranya, Sincung halal for Taiwan. Lembaga tersebut merupakan lembaga yang mewakili MUI di Taiwan. Selain di Taiwan, ada juga di negara Korea dengan nama “Ini Halal Korea”.

“Untuk itu, MUI memiliki kepentingan untuk mengembangkan wisata halal bersama dengan kementerian pariwisata,” katanya.

 

Sumber : iNews.id

 

Loading...