Masyarakat Desa Kota Pari Kembali Unjukrasa, Pertemuan Tertutup Tanpa Pers  

0
577
Masyarakat Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) saat unjukrasa, Selasa (6/11/2018).(foto/ML.hrp)
Dijual Rumah

Buktipers.com-Sergai (Sumut)

Personil Gabungan Polres Serdang Bedagai (Sergai) dan Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Sergai mengawal ketat puluhan masyarakat Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (6/11/2018).

Massa menuntut agar pemerintah segera menutup dan merobohkan kandang ayam Atjai di Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin. Aksi itu berlangsung di depan Kantor Bupati Sergai, di Sei Rampah.

Koordinator aksi, Habibi dalam Orasinya menyampaikan, masyarakat Dusun IV Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin melalui aksi bersama Jilid III dengan tegas meminta Bupati Sergai untuk dapat mengambil sikap dengan menutup dan merobohkan kandang ayam petelur saudara Atjcai yang meresahkan warga.

“Aksi jilid III ini terjadi karena masyarakat merasa dibohongi yang sampai saat ini pihak Satpol-PP Sergai belum juga mengeluarkan surat teguran ketiga yang sudah habis waktu berlakunya hingga berminggu-minggu,”ungkapnya.

Lanjutnya, permintaan masyarakat apabila surat teguran ketiga dan keempat dari Satpol-PP yaitu surat teguran ketiga pembongkaran oleh pihak pengusaha sendiri dan surat teguran, keempat yaitu pembongkaran oleh pihak Satpol-PP tidak dikeluarkan kami meminta kepada Bupati Sergai tolong pecat Kepala Dinas dan Kepala Bidang Satpol PP dari jabatan yang diembannya.

“Kami dari awal pendirian sudah tidak setuju dengan dibangunnya kandang ayam Atjcai. Dan kami minta waktu dalam 2 hari kalau tidak ada tindakan oleh pihak Pemkab Sergai maka kami akan berbuat sendiri,” teriaknya.

Nurasiah selaku Kader Posyandu selama 32 tahun, dalam orasinya menyampaikan beroperasinya kandang ayam Atjcai karena sangat menggangu kesehatan dan lingkungan sekitar, maka harus ditutup.

“Bapak Bupati Sergai tolong kami pak, karena kesehatan kami terganggu dan kami muak dengan janji-janji,”ujarnya.

Usai berorasi tidak ada ditanggapi pihak Pemkab Sergai, sekitar jam 14.00 WIB puluhan massa mencoba masuk kompleks Kantor Bupati Sergai, namun dicoba dimediasi oleh pihak Polres Sergai.

Setelah berselang beberapa jam, perwakilan massa diterima diruangan Kasatpol PP Sergai untuk dilakukan mediasi. Ketika wartawan (pers) mencoba ikut masuk, namun ada pihak Satpol-PP yang melarang karena pertemuan tertutup dan akan dilakukan konferensi pers.(ML.hrp)

 

Editor : Maris