Melawan Petugas, Pelaku Begal Guru SD di Rejang Lebong Ditembak

0
1
Pelaku begal guru SD di Rejang Lebong ditembak karena melawan saat hendak ditangkap petugas gabungan Polda Bengkulu, Selasa (1/3/2022). (Foto: MPI/Demon Fajri)
Dijual Rumah

Bengkulu, buktipers.com – Terduga pelaku begal guru SD, berinisial As (19), warga Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong terpaksa ditembak karena melawan saat hendak ditangkap petugas gabungan Polda Bengkulu.

Penangkapan terduga pelaku menyusul laporan dari guru SD di Desa Lubuk Alai, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, yang menjadi korban pembegalan, Kamis (24/2/2022).

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Tonny Kurniawan mengatakan, terduga pelaku ditangkap ketika sedang bermain kartu di tempat salah satu hajatan warga di Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong.

“Kedatangan petugas di daerah tersebut diketahui terduga pelaku. As pun melarikan diri ke arah belakang rumah warga setempat. Saat itu petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke arah udara. Namun, tidak diindahkan,” katanya, Selasa (1/3/2022).

Saat melarikan diri, AS terjebak di jalan buntu dan tertutup tembok. Sehingga AS mencoba melakukan perlawanan dengan mengunakan senjata tajam. Polisi akhirnya mengambil tindakan tegas terukur.

Dari terduga pelaku, berhasil diamankan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter z, warna Hitam bernopol BD 4813 KM, satu bilah pisau bergagangkan kayu dan sarung pisau, satu buah kayu kopi

“Terduga pelaku dikenakan Pasal 365 Kuhpidana dengan ancaman pidana 9 (Sembilan) Tahun penjara,” kata kapolres.

Diketahui, pelaku saat itu membegal guru SD bernama Endang Purwanti (28). Saat itu, korban bersama dua rekannya Sintia Darista Junita (27) dan Dora Erfiana (35), pulang mengajar dari Desa Lubuk Alai, Kecamatan Sindang Beliti Ulu.

Korban mengendarai sepeda motor merek Yamaha Jupiter Z, warna hitam, bernopol BD 4813 KM, berboncengan dengan rekannya, Dora Erfiana.

Tiba-tiba di perjalanan, tepatnya di jalan Desa Apur, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, dicegat terduga pelaku dengan menggunakan kayu.

Setelah korban berhenti, pelaku mengancam dengan senjata tajam jenis pisau. Korban langsung memberikan sepeda motor miliknya.

Saat itu rekannya Dora sempat melempar pelaku dengan batu. Lalu, korban meminta pertolongan warga setempat.

 

Sumber : iNews.id