Memasuki Masa Purna Jabatan, 5 Komisioner KPU Pesisir Barat Ikut Mendaftar

0
545
Anggota komisioner KPU Pesisir Barat. (Foto/Andi)
Dijual Rumah

Pesisir Barat, buktipers.com – Belakangan ini, masyarakat Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, lagi hangat membicarakan Nama – nama calon anggota komisioner Komisi Pemilahan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat.

Memang ada yang sedikit menarik, jika diperhatikan dalam daftar nama calon komisioner KPU tersebut.

Sebab, diantara nama-nama calon komisioner itu, terlihat ada  5 nama komisioner KPU Pesisir Barat, yang kembali menyalonkan diri lagi untuk menaungi lembaga penyelenggara Pemilu tersebut.

Apa yang menarik dari  5 nama calon KPU Pesisir Barat tersebut ? Dari 5 nama incumbent KPU Pesisir Barat, 4 diantaranya, diduga pernah melanggar kode etik, dan dijatuhi sangsi oleh Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP). Yaitu melalui putusan Nomor 37-PKE- DKPP/III/2019, dan putusan Nomor 38-PKE- DKPP/III/2019.

Sangsinya pun beragam, dari pemecatan  jabatan ketua, hingga dijatuhi sangsi ringan.

Atas dasar tersebut, tentunya menjadi alasan publik dalam menilai dan menakar, layak atau tidaknya ke 4 orang incumbent tersebut, kembali menjabat komisiner KPU Pesisir Barat.

Terlepas dari hal itu semua, sebenarnya hal yang sangat wajar, jika kelima komisioner KPU tersebut kembali mendaftarkan diri, sebagai calon anggota komisioner KPU.

Mengingat, selain tidak adanya aturan yang melarang, masa jabatan kelimanya, juga memang hampir memasuki masa purnanya.

Akan tetapi, hal wajar juga jika masyarakat Pesisir Barat, saat ini berharap komisioner KPU Pesisir Barat, bisa dijabat oleh orang yang benar-benar berintegritas serta profesional, agar Pemilu kedepan bisa terlaksana dengan baik dan benar-benar mengedepankan azas Pemilu yang jujur dan adil (Jurdil).

Pada dasarnya, sejak tahun 2014, KPU sendiri telah membangun komitmen, serta menggulirkan berbagai terobosan agar bisa menjadi lembaga yang dipercaya oleh publik.

Transparansi dan netralitas KPU, merupakan salah satu kunci agar kinerja KPU bisa menuai apresiasi.

Oleh sebab itu, untuk menghilangkan catatan buruk atas kinerja oknum anggota KPU tersebut, ada baiknya tim penyeleksi calon anggota KPU Pesisir Barat, kiranya benar-benar teliti dalam menentukan komisioner yang berkualitas dan berintegritas.

Selain agar pelanggaran kode etik oleh penyelenggara Pemilu tidak terulang kembali,  juga demi tegaknya sebuah demokrasi yang lebih baik, didalam perhelatan Pemilu, baik itu di Pesisir Barat khususnya, dan Indonesia umumnya.

Semoga..

(Andi)