Mengejutkan! Ditemukan Bangunan dan Kapal Tanpa Penghuni di Samosir

0
555
Dijual Rumah

BuktiPers.Com-Samosir (Sumut)

Sungguh tak disangka dan tak diduga hal ini terjadi. Di tepi pantai, masih sekitar areal Kantor Bupati Samosir, ditemukan sebuah bangunan besar dan permanen serta kapal kecil. Setelah ditelusuri, ternyata di dalam tidak ada penghuninya.

Bangunan yang sudah berbentuk gedung besar dan utuh itu, terlihat sudah dikelilingi semak belukar.

Semak belukar itu sepertinya tumbuh liar, sebagai pertanda kalau bangunan megah itu sudah sangat lama tidak ditempati manusia, dan kurang perawatan.

Diperkirakan, bangunan itu didirikan menggunakan anggaran mencapai ratusan juta rupiah.

Lokasinya persis tepi pantai dan masih areal Kantor Bupati Samosir, Jalan Raya Rianiate, Kecamatan Pangururan.

Disebut-sebut, bangunan itu adalah milik Pemkab Samosir, dan sejak berdiri hingga selesai, sama sekali tidak ada terlihat aktivitas apapun di dalamnya.

Tidak hanya itu, akses jalan menuju lokasi bangunan permanen itu juga tidak ada (terputus).

Selain bangunan itu, ada lagi kapal dan dermaga terapung dan kapal kecil di dalamnya, kondisinya sudah tidak terawat.

Dugaan sementara, bangunan, kapal dan dermaga terapung tersebut merupakan milik BPBD Pemkab Samosir.

Wartawan Buktipers.com saat berada di lokasi, Jumat (23/11/2018) sekitar pukul 10.00 Wib, melihat kondisi yang sangat memprihatinkan itu. Bangunan itu seakan diterlantarkan oleh pemiliknya.

Keberadaan bangunan ‘terlantar’ ini coba dikonfirmasi ke Kantor BPBD Samosir sekitar pukul 11.00 Wib, tapi di Kantor BPBD di Hutanamora, Pangururan itu tidak satupun ada pejabat yang berkompeten untuk memberi keterangan.

Salah satu Staf BPBD mengatakan, para pejabatnya lagi rapat di Sopo Toba, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Demikian juga ketika pejabat bagian asset Pemkab Samosir coba dikonfirmasi, kondisi yang sama terjadi, tak satupun pejabat berkompeten memberi keterangan ditemukan.

Pengakuan salah satu staf bagian aset, boru Lumbantoruan mengatakan, bahwa Kabag Asset R. Parhusip kurang sehat dan tidak masuk kerja.

“Maaf pak, Kepala Bagian Asset kami sedang dalam keadaan sakit,” katanya singkat.

Namun, ketika ditanya keberadan bangunan itu, seorang staf, benama D. Sembiring merelakan waktunya untuk membuka data-data.

Berdasarkan data yang ada, ternyata bangunan itu kata staf tersebut, tercatat sebagai bangunan milik BPBD Samosir, yang dibangun tahun 2015 dan peruntukanya adalah untuk kantor.

Tapi, staf itu tidak mengetahui, kenapa bangunan permanen itu sampai sekarang tidak ditempati juga. (H.st)

Editor : Maris