Mengenal Lebih Dekat Obyek Wisata Samosir

0
253
Loading...

Oleh : Soritua Manurung (Wartawan Samosir)

Sopo Ompu Guru Tatea Bulan, dibangun pada tahun 1995 oleh Dewan Pengurus Pusat Punguan Pomparan Guru Tatea Bulan di Bukit Sigulatti yang tak jauh dari Pusuk Buhit, Kecamatan Sianjur Mula Mula.

Gunung Pusuk Buhit dipercaya sebagai tempat asal muasalnya Suku Batak. Si Raja Batak mempunyai dua anak, yaitu Guru Tatea Bulan dan Raja Isombaon. 

Guru Tatea Bulan, beristrikan si Boru Baso Burning. Mempunyai keturunan 5 (lima) orang putera, dan 4 putri, yaitu:

Putra Guru Tatea Bulan:

1. Raja Biakbiak / Raja Uti / Raja Sigumeleng-geleng (Tdk berketurunan) dipercayai hidup kekal menghuni puncak pusuk buhit dan memiliki kesaktian mandra guna. 
2. Saribu Raja
3. Limbong Mulana
4. Sagala Raja
5. Silau Raja

Baca Juga!  Pemko Siantar Gelar Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Putri Guru Tatea Bulan:
1. Si Boru Pareme 
2. Si Atting Haumason 
3. Bunga Haumason
4. Nantinjo (tdk kawin) bermukim di tao malau Simanindo.

Raja Biakbiak, Anak pertama dari Guru Tatea Bulan memiliki banyak nama, yaitu: Raja Uti atu disebut juga Raja Biakbiak (Miokmiok), Raja Hatorusan, Raja Nasora Mate, Raja Nasora Matua, Partompa Mubauba, Sipagantiganti Rupa, dan wajahnya mirip celeng, Raja Sigumelenggeleng (tdk berketurunan)

Di dalam bangunan Sopo Ompu Guru Tatea Bulan terdapat beberapa patung keturunan Raja Batak serta beberapa patung kendaraan si Raja Batak dan pengawalnya seperti naga, gajah, singa, harimau dan kuda. 

Demi menunjang objek wisata bagi para pengunjung wisatawan luar maupun lokal Pemkab Samosir terus melakukan penataan dan pemeliharaan di seluruh objek wisata khususnya di kecamatan Sianjur mula-mula yang berada dibawah kaki gunung Pusuk Buhit.

Baca Juga!  Jelang HUT Kabupaten Dharmasraya Ke - 14, Ribuan Massyarakat Ikut Jalan Santai

Untuk menuju Objek wisata ini cukup berkenderaan selama 15 menit dari Pangururan dengan jarak tempuh sekitar 10 km dari kota Pangururan -Samosir atau sekitar 20 km dengan kedatangan dari  dari Tele.

Komunitas velangkani, sr. Hermina, sr. Yustina, se. Lydia, sr.jean, sr. Dolorosa, sr. Rachel dari Medan ketika mewancara mengatakan ke pada awak media Sangat senang melihat lihat peninggalan sejarah objek wisata yang berada di Samosir mulai dari Tomok, Patung Sigale gale, Pantai Pasir Putih Parbaba, Aek Si 7 Dai (air si 7 rasa, Batu hobon, sampai ke Sopo Ompu Guru Tatea Bulan .

Lanjut harapan kami khususnya di objek wisata air pancur Si Piata Dai (7 rasa)  agar Pemerintah Daerah lebih memperhatikan lagi masalah tatanan lingkungan dan kebersihannya, karna kami datang masih melihat ada warga yang nyuci pakaian disana dan kurang cocok rasanya jika ada turis yang datang melihat hal itu. (Red)

Loading...