Mengidap Neonatal Seizure, Wali Kota Tanjungbalai Kunjungi Husar Pratama Sitorus di RSU H Adam Malik

0
176
Wali Kota Tanjungbalai, saat menjenguk pasien di Rumah Sakit Adam Malik Medan.
Dijual Rumah

Tanjungbalai, buktipers.com – Wali Kota Tanjungbalai, H.M Syahrial SH, MH, mengunjungi bayi Husar Pratama Sitorus (15 hari), anak dari pasangan Husin Sitorus dan Wardah, warga Jalan MT. Haryono, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, Rabu sore (31/7/2019).

Husar Pratama, sebelumnya lahir, di salah satu Rumah Sakit di Kota Tanjungbalai.

Pada saat terlahir, kondisi Husar tidak menangis dan ada kejang di saat tertentu. Dengan kondisi bayi Husar yang seperti itu, kemudian pada hari kedua, orangtuanya membawanya ke RSUD Dr Tengku Mansyur untuk mengecek kondisinya.

Pihak RSUD Dr Tengku Mansyur usai melakukan pemeriksaan awal kepada bayi itu, menyarankan agar dibawa ke Rumah Sakit di Kota Medan, guna mendapatkan pengobatan yang lebih optimal.

Bayi Husar selanjutnya dirujuk ke RSU H. Adam Malik, Medan, difasilitasi langsung oleh pihak RSUD. Dr. Tengku Mansyur.

Hasil pemeriksaan, Bayi Husar didiagnosa mengidap penyakit Neonatal Seizure (Kejang  pada Neonatus) sejenis penyakit kejang yang terjadi dalam 28 hari sejak lahir.

Salah satu tokoh pemuda Tanjungbalai, Maulana Juang Harahap SH.

Sebagian besar terjadi setelah anak lahir. Kejang neonatus dapat terjadi, karena berbagai macam kondisi. Mereka mungkin memiliki mulut yang bergerak-gerak, atau periode tidak bernafas.

“Jadi saya mendapatkan laporan dan informasi dari Dinkes ada Bayi yang baru lahir dan sedang dirawat di RSU H. Adam Malik, makanya selesai acara melepas Jamaah Haji tadi, saya langsung lihat dan kunjungi,” kata Wali Kota, H.M Syahrial, usai kunjungannya yang didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat, Dwi Rahmi Zaki, SKM, MPH

Wali Kota Tanjungbalai mengatakan, bayi Husar terdiagnosa mengidap penyakit Neonatal Seizure sejak lahir dan saat ini sudah ditangani oleh pihak RSU. H. Adam Malik.

Saya berharap, kondisi Husar semakin baik dan sehat. Kita berdoa bersama agar proses pengobatannya berjalan lancar. Dan Husar, Insya Allah bisa kembali pulih, kata Wali Kota.

Wali Kota Tanjungbalai juga berpesan kepada Dinas Kesehatan untuk memperhatikan secara khusus dan memonitor terus perkembangannya.

Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat, Dwi Rahmi Zaki mengatakan, bayi Husar masuk RSU Adam Malik, pada 26 Juli 2019, dan saat ini dirawat di NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan akan menjalani pemeriksaan lanjutan melalui pemeriksaan Elektroensefalogram (EEG) dan CT Scan kepala, guna menganalisa dan mengecek lebih spesifik terhadap penyakit tersebut, jelasnya.

Wali Kota Tanjungbalai juga memberikan penali kasih kepada orangtua Husar, sebelum meninggalkan RSU. H Adam Malik.

Di tempat terpisah, tokoh pemuda Tanjungbalai, Maulana Juang Harahap, mengapresiasi kepedulian Wali Kota termuda tersebut.

 

(MJH)