Mengungkap Karung Berisi Bangkai Ikan di Dasar Danau Toba

0
432
Karung berisi bangkai ikan dan batu yang mencemari Danau Toba. (Foto/Stg)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Tobasa (Sumut)

Karung berisi batu dan bangkai ikan yang ditemukan di dasar Danau Toba sungguh sangat mengejutkan semua orang, terlebih bagi warga sekitar danau itu.

Padahal Danau Toba sudah ditetapkan menjadi destinasi wisata proritas oleh Presedin Indonesia, Jokowi,  dan berbagai fasilitas pendukung sudah dibenai, termasuk baru – baru ini, Kapal Motor Penumpang (KMP) Ihan Batak sudah berlayar dari Ajibata – Ambarita.

Namun dengan penemuan bangkai ikan itu, di perairan Danau Toba, Desa Sirungkungon, Kabupaten Tobasa, sungguh membuat masyarakat jadi resah karena air danau jadi tercemar.

Salah seorang warga Desa Sirungkongon, Orimo Manurung, beberapa hari lalu, mengatakan, bahwa penemuan karung berisi bangkai ikan dan batu itu sudah sering mereka temukan.

rimo Manurung saat mengangkat karung berisi bangkai ikan dari dasar Danau Toba untuk diperlihatkan kepada Bupati Tobasa, Darwin Siagian yang datang langsung ke lokasi, Kamis (24/1/2019). (Foto/Stg)

Arimo juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Tobasa, Darwin Siagian karena sudah langsung turun meninjau daerah dan sekaligus melihat proses pengangkat karung berisi bangkai ikan itu dari dasar Danau Toba.

Masih kata Arimo,  penenggelaman bangkai ikan yang ditemukan di areal PT. Aquafram (AN), diduga kuat milik PT. Aquafarm. Kalau bukan milik PT AN, kenapa mereka sibuk menyelami, pada Senin, 23 Januari 2019, lalu? tanyanya. Namun tak semua dapat dibersihkan oleh penyelam PT AN itu.

Penyelam PT. Aquafarm yang mereka turunkan tak serta merta bisa mengubur bangkai ikan itu, karena  baunya tetap tercium oleh warga sekitar. Sehingga terpaksa dibongkar dari galian yang sudah mereka kubur, di samping mess PT Aquafarm, dan disaksiakan oleh Bupati dan Kepolisian, ucap Arimo.

Sementara Buktipers.com mencoba mencari kebenarannya dengan mengkonfirmasi salah satu manajeman Perusahaan PT AN, Afrizal via ponsel, namun tak ada jawaban, sampai berita ini diturunkankan ke meja redaksi. (Stg)