Meninggalnya Serda Berkat Gea Menuai Kritikan, LSM GEMPITA Minta Penanganannya Transparan

0
1588
Sabarman Zalukhu.
Dijual Rumah

Gunungsitoli, buktipers.com – Kabar meninggalnya Serda TNI Iman Berkat Gea (IBG), yang viral di media sosial (Medsos), menuai kritikan dari bergai pihak dan menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat.

Terkait hal itu, Ketua  DPD LSM  GEMPITA (Generasi Muda Peduli Tanah Air) Kepulauan Nias,  Sabarman Zalukhu  menyatakan, pertama sekali pihaknya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga Almarhum Serda IBG diterima disisi – Nya dan mengajak masyarakat Nias untuk berdoa.

Lanjutnya, adanya kesimpang siuran informasi tersebut yang   dibaca di salah satu berita media online, bahwa  Kodam I/BB, melalui Kapendam I/BB, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi mengatakan, pihaknya sedang melakukan investigasi. Dan peristiwa tersebut, merupakan kejadian internal satuan dan sedang diverifikasi oleh tim investigasi.

Alm Serda TNI Iman Berkat Gea.

“Menyikapi pernyataan tersebut,  kami sangat berikan apresiasi atas langkah-langkah dan upaya yang telah dilakukan oleh Kodam I/BB. Kita yakin dan percaya, Kodam I/BB tentu memiliki mekanisme dalam menyelesaikan masalah ini, apalagi sedang diinvestigasi. Demikian juga kami ketahui, kemarin, pihak Keluarga sudah melapor di Sub Denpom (POMAD) Nias. Kita berharap agar pihak POMAD transparan dalam melakukan penyelidikan/penyidikan, khusus kepada keluarga almarhum. Sekali lagi, mari kita percayakan, karena TNI AD memiliki mekanisme tersendiri dalam menangani hal ini, untuk, “tegas  Sabarman Zalukhu, melalui pesan singkat WathsApp-nya  saat dimintai tanggapan seputar meninggalnya Serda IBG, di Gunungsitoli, Sabtu (9/11/2019).

Kami juga mengajak dan menghimbau seluruh saudara – saudara kami, masyarakat Nias agar dapat menahan diri dalam memberikan tanggapan, khususnya di media sosial. Mari kita dorong dan kawal terus pihak terkait, agar dapat mengambil langkah-langkah kongkret. Kita juga menyadari bersama, bahwa atas peristiwa ini telah membawa duka mendalam bagi seluruh masyarakat Nias, termasuk TNI-AD. Pasti merasakan hal yang sama yakni telah kehilangan salah satu prajurit mudanya. Terlebih lebih, keluarga almarhum, kita harus pahami hal itu. Jadi mari kita saling menjaga dan juga kita jaga institusi TNI yang kita cintai, karena TNI itu adalah milik rakyat dan anak kandung rakyat, jelas Sabarman Zalukhu.

(Aro Ndraha-red)