Menjelang Bulan Ramadhan Hampir Semua Harga Sembako Naik

0
241
Harga sembako mengalami kenaikan, di pasar tradisional kecamatan Tanjung Beringin, kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (3/5/2019), pukul 09.00 WIB. (Foto/ML.hrp)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Sergai (Sumut)

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1440 H, hampir semua jenis barang sembako untuk kebutuhan rumah tangga naik.

Hal itu terpantau di pasar tradisional kecamatan Tanjung Beringin, kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (3/5/2019), pukul 09.00 WIB.

Menurut salah seorang pedagang, Rohani boru Sinaga, hampir seluruh barang keperluan rumah tangga (sembako,red) naik. Kenaikan harga dikarenakan pasokan barang berkurang. Misalnya bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, tomat dan kencur.

Pedagang daging ayam, di pasar tradisional kecamatan Tanjung Beringin, kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (3/5/2019), pukul 09.00 WIB. (Foto/ML.hrp)

Harga bawang putih, yang sebelumnya sekilo sekitaran Rp18.000, hari ini Rp 75.000/kg, cabai merah drastis naik menjadi Rp 45.000/kg yang sebelumnya cuma Rp 15.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, sebelumnya Rp 30.000/kg, cabai rawit Rp 40.000/kg, sebelumnya Rp 30.000 / kg, cabai hijau Rp 35.000/kg sebelumnya Rp 20.000/kg, tomat Rp13.000/kg yang biasanya Rp 8000/kg dan kencur Rp 70.000/kg yang sebelumnya Rp 30.000/ kg. Sementara harga beras Rp 10.500/kg, minyak goreng Rp 12.500/kg dan gula pasir Rp 12.000/kg.

Sementara harga daging ayam potong yang sebelumnya Rp 30.000/kg, sekarang Rp 35.000/kg, dan ikan tongkol Rp 24.000/kg, kata M Amin Sipahutar, selaku pedagang ayam potong dan juga diamini Julham, pedagang ikan.

Pedagang ikan, di pasar tradisional kecamatan Tanjung Beringin, kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (3/5/2019), pukul 09.00 WIB. (Foto/ML.hrp)

Hal senada juga dikatakan Ibu Wak Ai, yang juga  pedagang. “Ya nak, hampir seluruh barang sembako untuk keperluan rumah tangga naik,”ujarnya.

Ditambah Wak Ai, semenjak harga bahan sembako dan keperluan rumah tangga naik, orang yang biasanya berbelanja perkilo sekarang cuma berbelanja per ons.

(ML.hrp)