Merampok dan Membunuh, Pria Ini Dilumpuhkan dengan Dua Tembakan

0
121
Wardan Ginting (25) terpaksa dilumpuhkan personel Sat Reskrim Polres Binjai, Minggu (12/5/2019). Tribun Medan/HO
Dijual Rumah

Buktipers.com – Binjai (Sumut)

Wardan Ginting (25) terpaksa dilumpuhkan personel Sat Reskrim Polres Binjai. Warga Dusun Bangun Mulia Desa Belinteng Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat ini harus berjalan dengan kursi roda setelah kedua betisnya ditembak petugas, Minggu (12/5/2019).

Wardan Ginting telah melakukan perampokan dan membunuh korbannya, Malu Sembiring (63).

Korban semasa hidupnya dikenal sebagai sosok petani di Dusun Simpang Burah Desa Belinteng Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat.

“Motifnya pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 365 dan 338 KUHPidana. Memang mau menguasai harta korban dia. Dia juga gak pemakai narkotika,” kata Kasat Reskrim AKP Wirhan Arif.

Dijelaskan Wirhan Arif, tersangka diamankan pada Sabtu (11/5/2019) pukul 13.00 WIB. Tersangka dicokok dalam pelariannya, ketika berada di Terminal Bus Pekan Baru Provinsi. Riau setelah buron sejak 8 Mei 2019.

Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto menerangkan, pada Rabu (8/5/2019) pukul 11.30 WIB kepolisian mendapat informasi dari masyarakat bahwa ditemukan sesosok mayat laki-laki. Melalui Kapolsek Sei Bingei IPTU E Sitepu, kanit Reskrim, Kanit Binmas dan unit Reskrim langsung menuju ke TKP di Dusun Bangun Mulia Desa Belinteng Kecamatan Sei Bingei.

“Di TKP dijumpai sesosok mayat laki-laki di sebuah gubuk milik masyarakat dalam kondisi telungkup, dijumpai sebungkus rokok merek Bintang Mas, satu senter kepala, satu celana pendek, satu baju kemeja lengan panjang warna biru,” kata Iptu Siswanto Ginting.

Selanjutnya jenazah korban dibawa untuk diperiksa pihak medis Puskesmas Namu Ukur. Korban mengalami luka di bagian kepala, leher, lengan tangan kiri, dan bagian dada sehingga muncul dugaan pembunuhan.

Petugas lantas memeriksa 800 meter dari lokasi ditemukan jenazah, dijumpai pondok milik korban ada semak yang bercak darah dan barang bukti berupa sepotong kayu, sepasang sendal jepit swallow warna kuning, potogan sarung parang milik korban. Lima meter dari TKP dijumpai sebilah parang, sepasang baju kaos putih bercak darah, sebuah shabow warna merah dan sebuah shabow warna hitam.

“Setelah melakukan pemotretan terhadap TKP dan mengumpulkan BB selanjutnya mengevakuasi mayat korban dan membawanya ke RSU Djoelham Binjai untuk visum luar dan dalam,” kata Iptu Siswanto

Petugas pun melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan tersangka Wardan Ginting setelah mendapat sejumlah petunjuk dan memeriksa sejumlah saksi-saksi. Petugas melakukan pengembangan sehingga diketahui keberadaan terduga pelaku di Riau.

“Tersangka berusaha melarikan diri, makanya petugas melakukan tembakan peringatan, tetapi tidak diindahkan sehingga petugas menembak kaki kanan dan kiri tersangka,” pungkas Iptu Siswanto Ginting.

Dari tersangka turut disita barang bukti uang tunai Rp 1.100.000, satu Hp merek Blueberry warna biru, dua kaos oblong warna abu-abu, satu celana panjang baru warna hitam merek Zias, sebungkus celana dalam baru merek Bonteks.

Sumber : tribunnews.com