Merasa Dilecehkan, Wanita Cantik Asal Perbaungan Laporkan Akun Instagram ke Polres Sergai

0
110
Korban penghinaan melalui media sosial Instagram, inisial KN (20), didampingi keluarganya, mendatangi Mapolres Sergai, di Sei Rampah, Senin (28/9/2020) sore.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Korban penghinaan melalui media sosial Instagram, inisial KN (20), warga Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara, didampingi keluarganya, mendatangi Mapolres Sergai, di Sei Rampah, Senin (28/9/2020) sore.

Kedatangan wanita berparas cantik, memakai kacamata ini, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sergai, guna melaporkan akun Instagram Moardoo yang diduga telah melakukan penghinaan dengan surat lapor,  Senin, 28 September 2020, sekira pukul 15.30 WIB, dengan Nomor STTLP/186/IX/2020/SU/RES SERGAI dan sesuai Laporan Polisi: LP/384/IX/2020/SU/RES SERGAI.

Usai laporannya diterima dan diperiksa penyidik Satreskrim Polres Sergai, korban KN kepada media menjelaskan, ia membuat laporan tersebut karena orang yang menggunakan akun Instagram Moardoo itu, telah membagikan (share) video rekaman singkat bagian bentuk tubuhnya dari belakang pada saat membeli makanan, di sebuah warung yang berlokasi di Perbaungan. Lalu diupload terduga pelaku, pada Kamis, 24 September 2020 kemarin, di story (status) Instagram tanpa seizinnya.

“Video tersebut direkam juga tanpa sepengetahuan saya. Dalam video sangat terlihat dengan jelas wajah – wajah yang turut serta menyaksikan saat rekaman bentuk tubuh saya. Bahkan, mereka malah mentertawakannya dengan menuliskan meme dan caption (narasi) yang menyinggung perasaan. Oleh karenanya saya merasa keberatan dan dilecehkan,”ujarnya.

Namun sebelum dibuat laporan pihak keluarga terduga pemilik akun tersebut, bilang KN, sudah diberikan toleransi untuk meminta maaf, pada hari Jumat (25/9/2020) lalu dan juga menandatangani surat permintaan maaf, dengan diberikan waktu selama 15 hari untuk memposting video klarifikasi ke Instagram miliknya.

Sedihnya, maaf yang disampaikan ternyata tidak membuat terduga pelaku berhenti, bahkan terus menyampaikan hinaan kembali hingga akun Instagram lainnya ikut melakukan bully di kolom komentar dan sebanyak 12 akun Instagram tersebut juga turut dilaporkan.

“Akibat tersebar luas rekaman video tersebut, saya menjadi trauma, bahkan tidak berani keluar rumah. Saya sangat terhina sekali dengan beredarnya rekaman video bentuk tubuhnya yang telah disebar luaskan di akun Instagram,”bilang KN dengan nada sedih.

KN mengaku mengetahui dan tidak menyangka bahwa akun Instagram Moardoo ini, merupakan warga Perbaungan. Diketahuinya identitas pelaku penyebar video tak senonoh itu atas bantuan teman dan keluarga yang melacak, di media sosial Instagram.

Padahal, KN juga mengaku sama sekali tidak kenal, bahkan tidak pernah tegur sapa, maupun berbuat salah terhadap orang yang merekam tersebut. Namun kok teganya pelaku menyebarkan hinaan terhadap saya, ujarnya lagi.

“Terus terang, saya sangat berharap kepada Polres Sergai agar serius menangani kasus ini hingga tuntas dan diberikan hukuman sesuai peraturan yang berlaku. Sehingga tidak ada lagi perempuan lainnya yang tidak berdaya menjadi korban hinaan dan dilecehkan oleh pelaku,”tutupnya.

(ML.hrp)