Miliki 50,02 Gram Sabu, Nelayan Berusia Setengah Abad Masuk Bui

0
433
SP alias Zal (50) tersangka pemilik sabu.(foto/gani/fauzi)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Tanjungbalai (Sumut)

Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai mengamankan seorang nelayan berusia setengah abad, terkait kasus kepemilikan narkotika jenis sabu.

Pria ini diciduk dari Jalan Arteri, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Senin (26/8/2018) sekitar pukul 18.45 Wib.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai SH.SIK.MH melalui Kasat Res Narkoba AKP Adi Haryono SH didampingi Kasubbag Humas Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan di ruang kerjanya, membenarkan tertangkapnya pria berusia 50 tahun itu, Selasa (27/11/2018).

Dikatakan, tersangka SP alias Zal (50), pekerjaan nelayan, adalah penduduk Jalan Bawal, Lingk.V, Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Dia diciduk personil Team Opsnal Satres Narkoba Polres Tanjungbalai, dan menyita barang bukti berupa 1 bungkus plastik klip transparan diduga berisi sabu dengan berat kotor 50,02 gram dan 1  lembar kertas tisu warna putih.

Kasat Narkoba melanjutkan, kronologis singkat penangkapan tersebut, bermula dari informasi masyarakat yang layak dipercaya mengatakan bahwa di Jln. Arteri, Kel. Sirantau, Kec. Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai, ada seorang laki-laki yang akan melakukan transaksi narkotika jenis shabu.

Berbekal Laporan tersebut, Kata Adi Haryono lagi, Team Opsnal Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai melakukan penyelidikan dilapangan sampai hasil lidik A1 guna dilakukan penangkapan terhadap TSK, Sebutnya.

“Pada saat akan diamankan TSK sedang duduk di warung nasi padang, melihat kedatangan petugas ia (TSK-red) ada membuang satu bundel kertas tisu warna putih yg didalamnya berisi satu bungkus plastik klip transparan diduga berisi sabu, dan saat diinteogasi, TSK mengakui bahwa dia disuruh mengantar oleh seorang laki-laki berinisial RB, barang haram itu diambil dari daerah Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara,” ujarnya.

Selanjutnya Team Opsnal Sat Res Narkoba berupaya melakukan pengembangan dengan melakukan pencarian terhadap RB, namun belum membuahkan hasil.

“Masyarakat, jangan coba menjadi Pemasok Shabu, Bandar, Kurir/Pengedar dan pemakai, selain merusak diri sendiri, keluarga, juga merusak generasi anak bangsa,” imbuh Kasat Res Narkoba Polres Tanjungbalai AKP Adi Haryono SH menutup.(Gani/Fauzi)

 

Editor : Maris