Miliki Ekstasi, Oknum Personil Polres Lingga Dihukum 4,6 Tahun Penjara

0
353
Ilustrasi sidang. (Net)
Dijual Rumah

Lingga, buktipers.com – Setelah menjalani proses sidang sistem online, di tengah mewabahnya Covid-19, seorang oknum personil Polres Lingga, dijatuhi hukuman penjara 4 tahun 6 bulan karena kasus narkotika, di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Lingga, Susanto Martua Ritonga, melalui telpon selulernya mengatakan, “Joko Adi Wiranto alias Joko Bin Totok, dijatuhi vonis hukuman 4 tahun 6 bulan,”ucapnya, Senin (13/7/2020).

Terdakwa Joko Adi Wiranto alias Joko (38 tahun),  salah seorang anggota Polri di Polres Lingga dan  beralamat di Jalan Datuk Banda, RT.05/RW.02, Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga.

Terdakwa ditangkap pada tanggal 24 Maret 2020 dan ditahan dalam rumah tahanan (Rutan) Dabo oleh penyidik, sejak tanggal 25 Maret 2020, sampai dengan tanggal 13 April 2020, dengan perpanjangan oleh jaksa penuntut umum, sejak 14 April 2020, sampai dengan tanggal 19 Mei 2020. Dan dilanjutkan penuntut umum sejak 20 Mei 2020 sampai dengan tanggal 2 Juni 2020, ungkapnya.

Selanjutnya perpanjangan tahanan  terdakwa (Joko-red) Rutan Dabo dilanjutkan oleh hakim PN Tanjungpinang, terhitung sejak tanggal 3 Juni 2020 sampai dengan 2 Juli 2020 yang kemudian dilanjutkan dengan perpanjangan oleh Ketua PN Tanjungpinang, sejak 3 Juli 2020 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2020 mendatang.

Barang bukti yang diamankan, berupa 1 plastik transparan yang berisi 2 butir ekstasi berlogo S warna pink, seberat 0,55 gram, 1 unit handphone merk Xiomi Redmi 7 warna hitam, 1 buah KTP, 1 unit headset warna hitam, uang tunai senilai Rp. 1.848.000, dan 1 unit sepeda motor merk Honda Beat BP 2834 LC warna merah muda yang dikembalikan, kepada Joko Adi Wiranto dan uang tunai senilai Rp.1.750.000 yang dirampas untuk negara.

Saat sidang, terdakwa didampingi penasehat hukumnya, Angga Prayudi Siagian, S.H., MH.

Terdakwa Joko terbukti bersalah melakukan tindak pidana melawan hukum, memiliki Narkotika golongan 1 bukan dalam bentuk tanaman.

Terdakwa dipidana selama 4 tahun dan 6 bulan penjara, ditambah denda sebesar Rp.1.000.000.000.

(Zul)