Miris!!! Pasar Rangga Sentap Sepi Pembeli, Tinggal 14 Kios Beroperasi

0
382
Para pedagang pakaian Pasar Rangga Sentap yang mengeluhkan sepinya pembeli. (Foto/AGS)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Ketapang (Kalbar)

Sepinya Pasar Rangga Sentap dari para pembeli, membuat para pedagang mengeluh dan banyak memilih tutup, bahkan sampai memberhentikan para karyawan mereka, karena tidak mampu membayar gajinya.

Entah apa yang membuat pasar ini sepi  dan yang lebih miris lagi, dari 192 kios, hanya tinggal 14 kios saja yang beroperasi. Padahal, pasar ini disebut dengan pasar induk atau pasar sentral.

Para pedagang terpaksa banting stir untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan cara berjualan kue keliling dan menitipkan dagangan mereka ke tempat warung-warung kecil.

Habib, salah seorang Pedagang Pasar Rangga Sentap yang dulunya berjualan pakaian, kini berjualan kue.

Kondisi Pasar Rangga Sentap yang sepi pembeli dan banyak kios-kios yang telah tutup. (Foto/AGS)

Saat ditemui Buktipers.com, di di komplek Pasar Rangga Sentap, Jum’at (8/2/2019) pagi, pukul 09.00 WIB, mengatakan, “Saya sudah puluhan tahun berdagang di Pasar Rangga Sentap ini, tapi semenjak beberapa tahun terakhir, pasar ini sepi dari para pengunjung, membuat saya mengalihkan dagangan saya. Yang tadinya jualan pakaian dan sekarang berjualan kue kecil-kecilan untuk bertahan hidup,”ujarnya.

Lanjutnya, parahnya dari 192 kios hanya tinggal 14 kios lagi yang buka, itupun hanya seperti mengadu nasib, daripada tidak ada kegiatan lain.

“Dengan banyaknya kios-kios yang tutup, banyak pula karyawan mereka yang terpaksa diberhentikan bekerja, lantaran tidak mampu membayar upah kerja,”katanya lagi.

Masih katanya, para pedagang meminta ketegasan pihak Pemerintah untuk cepat menanggulangi permasalahan pasar ini. Jangan hanya janji-janji saja, karena jika lama kelamaan, pasar ini akan mati dan tidak berpenghuni lagi. Dan yang lebih miris lagi, pasar ini disebut dengan pasar sentral di Ketapang, tapi  sepi dari pembeli. Padahal yang namanya pasar, itu pasti ramai bukannya sepi seperti in, ungkap Habib kecewa. (AGS)