Beranda Hukum Toyota Hilux Terjun Bebas hingga Kedalaman 170 Meter, Ini Penuturan Tim SAR...

Toyota Hilux Terjun Bebas hingga Kedalaman 170 Meter, Ini Penuturan Tim SAR dan Keluarga Korban

314
0
Korban yang berhasil dievakuasi saat mau dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Simalungun, buktipers.com – Kecelakaan maut kembali terjadi, di Jalan Lintas Siantar – Parapat, Kamis (8/8/2019), pukul 03.00 WIB.

Kali ini, sebuah mobil double Kabin Toyota Hilux yang melaju kencang dari arah Parapat menuju Medan, terjun bebas ke jurang, hingga kedalaman 170 meter, tepatnya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Harangan Ganjang, Desa Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Mobil tersebut berisi 5 orang penumpang terjun bebas ke dalam jurang sedalam 170 Meter berikut mobil yang ditempangi

Kondisi terkini, seluruh korban selamat dan hanya mengalami luka – luka dan patah tulang. Korban  dievakuasi pihak kepolisian, dibantu dengan Tim SAR markas Danau Toba serta masyarakat setempat.

Baca Juga!  HUT RI Ke 73, Kayuagung Asli Juarai lomba Bidar.

Para korban yang telah dievakuasi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Vita Insani Siantar.

Sedangkan mobil masih berada  di dalam jurang, karena masih menunggu alat berat datang dari Medan.

Kepala Koordinator SAR Danau Toba Parapat, Octo Tambunan mengatakan, Informasi yang diterima pihaknya, bahwa ada mobil masuk ke jurang.

Mengetahui kejadian itu, dia langsung menerjukan timnya ke TKP dengan membawa peralatan yang lengkap.

Unuk evakuasi kelima korban tersebut, harus menggunakan tali, dengan cara di tarik ke atas menggunakan tali, jelasnya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, Siska Manurung (40),  Warga Medan, mengaku mendapat informasi dari suaminya langsung.

Bersama keluarga korban lainnya, mereka langsung berangkat ke lokasi. Dan sekira pukul 05.30 WIB, mereka tiba di Harangan Ganjang. Kondisi pagi yang masih gelap, menyulitkan mereka menemukan titik kordinat.

Baca Juga!  Lagi, Artis Ditangkap Atas Dugaan Narkoba

“Kami menyusur seluruh pinggiran, sambil tersambung via seluler. Untungnya, kami bisa mendengar teriakan mereka dari atas. Lalu Polisi bersama warga langsung turun ke lokasi,”ujar Siska.

 

(Stg)

Loading...