Mobil Anggota DPRD Bengkulu Dilempari Batu Saat Pulang Paripurna

0
93
Kaca depan mobil Toyota Fortuner milik Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu Febri Yurdiman usai dilempari batu oleh orang tak dikenal saat pulang dari rapat paripurna. (Foto ANTARA/Ho-dokumen pribadi Febri Yurdiman)
Dijual Rumah

Bengkulu, buktipers.com – Mobil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Febri Yurdiman dilempari batu oleh orang tak dikenal saat pulang dari rapat paripurna.

Politisi Partai Perindo itu mengatakan, insiden pelemparan batu itu terjadi sekitar pukul 19.20 WIB saat ia melintas di Desa Air Padang, Kecamatan Lais, Provinsi Bengkulu.

Saat itu sebuah sepeda motor datang dari arah berlawanan dan tiba-tiba penumpang belakang sepeda motor itu berdiri dan melemparkan batu ke arah kaca depan mobil yang dikendarainya.

“Sepeda motor yang datang dari arah berlawanan itu ketika berpapasan dengan mobil saya tiba-tiba penumpang belakangnya melempari batu ke arah kaca depan mobil,” kata Febri sebagaimana dilansir Antara, Senin (13/7/2020).

Ia menceritakan, sebelumnya ia selesai menghadiri rapat paripurna di DPRD Bengkulu Utara sekitar pukul 17.45 WIB.

Anggota DPRD ini juga sempat berhenti untuk istirahat makan malam di sebuah rumah makan di daerah Simpang Lais.

Setelah itu sekitar pukul 19.00 WIB ia kembali melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya di Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara.

Setelah kejadian tersebut Febri mengaku langsung melapor ke Polsek Lais, Polres Bengkulu Utara.

“Saya sudah buat laporan ke polisi dan mudah-mudahan polisi bisa segera menemukan pelakunya,” katanya.

Akibat terkena lemparan batu tersebut, kaca depan mobil Toyota Fortuner miliknya itu pecah.

Febri mengaku kejadian teror seperti ini bukan yang pertama dialaminya, sebelumnya saat awal menjadi anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Utara mobil miliknya juga pernah dilempari batu oleh orang tak dikenal.

Saat pihak Polsek Lais mencoba dikonfirmasi via telepon terkait kejadian tersebut, namun hingga berita ini ditulis pihak kepolisian belum menjawabnya.

 

Sumber : Suara.com