Modus Menumpang Boncengan, Riko Bawa Kabur Sepeda Motor NMax

0
38
Foto pelaku dan barang bukti yang diamankan Polisi.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Personil Unit Reserse Umum (Resum) Kepolisian Resort (Polres) Labuhanbatu yang dipimpin Kanit Resum, Iptu Tito Alhafezt, berhasil meringkus tersangka penadah dan seorang pelaku pencurian sepedamotor (Curanmor), di Jalan Torpisangmata, Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara, Jum’at lalu (17/9/2021), sekira pukul 01.30 WIB dini hari.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, melalui Kasat Reserse Kriminal (Reskrim), AKP Parikhesit, kepada wartawan di Rantauprapat, Senin (20/9/2021), menjelaskan, kasus curanmor dengan modus pelaku berinisial RP alias Riko (29), berpura-pura minta tolong agar diizinkan menumpang (dibonceng) oleh korban, M Gandar Wahid, pada hari Sabtu (4/9/2021) lalu, sekira pukul 23.30 WIB, di Kelurahan Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut).

Malam itu, tersangka RP alias Riko yang merupakan warga Jalan Torpisangmata, Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara tersebut, meminta tolong kepada M Gandar Wahid agar mengantarkannya pulang ke rumahnya.

“Karena korban sebelumnya juga sudah mengenal tersangka, M Gandar Wahid yang beralamat tempat tinggal di Jalan Gajahmada, Gang Sriwijaya, kelurahan dan kecamatan yang sama dengan tersangka itupun bersedia mengantarkan Riko dengan berboncengan mengendarai sepedamotor Yamaha NMax bernomor polisi (Nopol) BK 2978 RBE, nomor rangka MH3SG3190KK880642, dan nomor mesin G3E4E1873364, atas nama pemilik Sofia Anita br Karo,” kata AKP Parikhesit.

Namun di tengah perjalanan, lanjut Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu itu, tersangka meminta agar dia yang mengemudikan sepedamotor. “Turun kau, aku punya senjata ini,” kata AKP Parikhesit menirukan ucapan tersangka kepada korban.

Karena takut, M Gandar Wahid pun turun dari sepeda motor, lalu kemudian tersangka Riko, membawa kabur sepeda motor milik korban.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sebesar Rp 27 juta. Selanjutnya M Gandar Wahid pun membuat laporan pengaduan ke Mapolres Labuhanbatu di Rantauprapat.

“Dari hasil penyelidikan di lapangan, pada hari Jum’at (17/9/2021) sekira pukul 01.30 WIB dini hari, petugas yang tergabung dalam Tim 3 Tekab Unit Resum Polres Labuhanbatu dipimpin Kanit Resum, Iptu Tito Alhafezt, berhasil meringkus Riko di rumahnya,” kata AKP Parikhesit.

Hasil interogasi yang dilakukan petugas terhadap tersangka, Riko mengakui telah melakukan tindak pidana curanmor tersebut. Tersangka juga mengatakan, bahwa dia telah menjual sepeda motor Yamaha NMAX Nopol BK 2978 RBE milik korban kepada seorang pria berinisial HS, warga Kabupaten Asahan.

Selanjutnya petugas melakukan pengembangan, memburu tersangka penadah serta mencari barang bukti, dan berhasil meringkus HS, di pasar pagi, Jalan Panglima Polem Kisaran, Kabupaten Asahan. Di tangan HS, petugas juga berhasil menyita barang bukti sepedamotor Yamaha NMax warna hitam Nopol BK 2978 RBE.

Kemudian, petugas melanjutkan mencari barang bukti lainnya berupa senjata tajam (Sajam) sejenis pisau yang digunakan tersangka Riko dalam menjalankan aksinya.

Namun, saat dalam perjalanan menuju Mapolres Labuhanbatu, Riko berusaha melakukan perlawanan dan mencoba untuk melukai petugas dengan borgol yang ada di tangannya.

Karena dianggap membahayakan, petugas terpaksa ‘menghadiahkan’ sebutir timah panas ke bagian kaki (betis kanan) tersangka.

Sesudah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, tersangka berikut barang bukti langsung dibawa petugas ke Mapolres Labuhanbatu, di Rantauprapat guna proses hukum lebih lanjut.

 

(Syafii Harahap)