Modus Pinjam, Candra Nekat Bawa Kabur Sepeda Motor

0
2
Foto pelaku yang diserahkan ke Polisi.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Candra (44), warga Dusun Kongsi Empat, Desa Tapak Meriah, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang bedagai, diamankan Polsek Kotari, lantaran nekat bawa kabur sepeda motor milik korban.

Pelaku yang sehari harinya bekerja sebagai supir truk itu dan bekerja pada korban, diserahkan ke Polsek Kotarih, pada Jumat (11/3/2022) lalu, sekitar pukul 23.00 WIB.

Penangkapan pelaku, sesuai laporan korban, Elyson Sembiring (48), yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : Laporan Polisi Nomor : LP/ B / 08 / III / 2022 / SPKT/ POLSEK  KOTARIH / POLRES SERGAI / POLDA SUMUT, tanggal  11 Maret 2022 tentang tindak pidana  penggelapan.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Dr Ali Machfud SIK, MIK melalui Kapolsek Kotarih, Iptu Domdom Panjaitan, Senin (14/3/2022), kepada wartawan mengatakan, peristiwa itu terjadi, pada Senin, 28 Februari 2022 lalu, pukul 08.00 WIB, di Dusun III, Desa Kotarih Pekan, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai.

Pada saat itu, kata Panjaitan, pelaku  datang menemui istri korban, Jumpa Ukur Br Tarigan (47).

Selanjutnya, pelaku meminjam sepeda motor Yamaha Vixion BK 3569 XAL, warna Hitam serta meminta uang sebesar Rp 400 ribu untuk membeli onderdil mobil truk cold diesel milik Bahagia Barus (53).

Menurut pelaku, truk yang digunakan korban untuk mengangkat buah kelapa sawit.

Oleh karena itu, istri korban percaya dan memberikannya. Akan tetapi, kata Panjaitan, pada hari berikutnya pelaku tidak kunjung datang lagi untuk mengembalikan sepeda motor Yamaha Vixion tersebut.

Lalu, pada hari Jumat (11/3/2022) lalu, sekitar pukul 17.00 WIB, korban mendapat kabar dari Heri Barus (35), warga Desa Sibaganding, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, bahwasanya pelaku telah tertangkap oleh Heri Barus dan kawan – kawan, selanjutnya  membawa pelaku ke Polsek Bangun Purba.

Akan tetapi, TKP berbeda, selanjutnya personel  Polsek Bangun Purba menyerahkan pelaku ke Polsek Kotarih.

“Akibat dari kejadian tersebut korban merasa keberatan dan mengalami kerugian sebesar Rp11 juta. Dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek  Kotarih. Saat ini tersangka dan barang bukti sedang dalam proses pemeriksaan,”pungkas Panjaitan.

 

(ML.hrp)