Motif Cemburu, Suami di Serdang Bedagai Nyaris Bakar Istri

0
2144
SP, suami yang mencoba membakar istrinya saat diperiksa petugas.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Sat Reskrim Polres Sergai, terpaksa mengamankan seorang suami yang akan membakar istrinya sendiri yang sudah lama tidak harmonis dan pisah ranjang.

Pelaku berinisial SP (42), warga Dusun V Desa Sei Rejo, Kecamatan Seirampah, Kabupaten Sergai, diamankan saat Team khusus Anti Bandit (Tekab) melaksanakan patroli, di wilayah hukum Polres Sergai.

Atas kejadian tersebut, korban NI (40), membuat laporan resmi, di Polres Sergai dalam kasus KDRT.

Keterangan tersebut disampaikan Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum, diwakili Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Pandu Winata SH, SIK, MH, kepada awak media, Senin (13/4/2020).

Mantan Kasat Reskrim Batubara ini, menceritakan kronologis kejadian, dimana sang istri, NI, ada niat untuk menggugat cerai, karena diketahui oleh sang suami, bahwa sang istri sudah mempunyai calon suami baru dan berencana mau menikah.

“Karena sang suami masih ada rasa sayang kepada istrinya dan merasa cemburu, pada saat pelaku datang ke rumah istrinya dan melihat calon suami dari korban NI, berada di rumah tersebut, pelaku SP terbakar emosi dan langsung keluar dan membeli bensin yang sudah dimasukkan kedalam botol air mineral,”jelasnya.

Lanjut Kasat Reskrim, selang beberapa menit, pelaku SP datang kembali dan langsung menyiramkan bensin ke tubuh istrinya NI dan calon suami inisial AS. Namun dikarenakan AS melakukan perlawanan kepada pelaku, korban langsung kabur dan meminta pertolongan warga, kata AKP Pandu Winata.

Pada saat bersamaan, Tekab Sat Reskrim Polres Sergai melaksanakan kring serse dan mendapat laporan dari Kepala Dusun, sehingga team langsung melakukan penangkapan, tambah Kasat Reskrim.

Peristiwa tersebut, terjadi pada tanggal 25 Maret 2020 lalu, sekitar pukul 21:30 WIB, tepatnya di rumah korban NI, di Dusun V, Desa Sei Rejo, Kecamatan Seirampah, Sergai.

Atas kejadian tersebut, badan korban NI, melepuh akibat tersiram bensin.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 187 jo pasal 53 KUHPidana dan pasal 44 ayat (1) dari UU RI No. 23 tahun 2004 tentang KDRT dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara, ungkapnya.

AKP Pandu menghimbau agar permasalahan rumah tangga dapat diselesaikan secara baik-baik bagi pihak suami maupun istri. “Dalam berumah tangga, pasti ada permasalahan maupun problem, hendaknya dapat diselesaikan secara baik-baik, sehingga tidak masuk ke ranah hukum,”tambahnya.

Sementara itu, pelaku SP kepada awak media, mengaku menyesal atas perbuatannya  yang mencoba membakar istrinya karena tersulut emosi saat melihat istrinya tengah bersama calon suaminya, AS.

 

(ML.hrp)