MUI Sebut Eko Patrio Lecehkan Wanita Lewat Program Pesbukers ANTV

0
195
Eko Patrio [Suara.com/Ismail]
Dijual Rumah

Buktipers.com – Jakarta

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut artis sekaligus anggota DPR Eko Patrio telah merendahkan wanita. Aksi pelecehan seksual secara verbal itu diduga dilakukan Eko melalui sebuah program tayangan Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan yang disiarkan ANTV.

Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi KH. Masduki Baidlowi mengatakan, sebagai anggota DPR seharusnya Eko bisa menjaga sikap dan memberikan contoh yang baik kepada publik.

“Eko pada kesempatan lain menyatakan ungkapan yang merendahkan wanita, ‘Wanita mah gampang, tinggal bilang ah, ah (sambal menepuk nepuk kantong saku bagian belakang)’,” kata Masduki dalam keterangannya seperti dikutip Suara.com, Rabu (29/5/2019).

Masduki mencatat, dalam sebuah percakapan lainnya dengan lawan mainnya, dialog Eko juga dinilai mengandung hinaan.

“Terdapat pula dialog saling menghina. Misalnya, dialog antara Aziz dan Eko Patrio. Aziz bilang, ‘Kaya tapi budeg mending gue.’ Eko menimpali, ‘Dari pada lu, jelek gagap’,” ujar Masduki.

Diketahui, MUI mendesak kedua siaran tersebut untuk dihentikan. Pasalnya, acara itu dinilai mengandung unsur hinaan serta benuansa mesum.

“Bahasa mesum juga mewarnai dialog program ini. Ada adegan pria berwajah India (Sakheer) berperan sebagai tukang ojek yang mengantarkan Zaskia Gotik. Saat diminta bayaran, Zaskia bilang, tidak punya uang. ‘Aku punyanya cuma cinta (sambil menggerakkan dan mengedepankan bagian dada). Atau, kita kawin saja.’ Lalu duet ini berdansa,” tutur Masduki.

Salain Eko dan Zaskia, Masduki juga turut menyoroti tingkah artis Pesbukers lainnya yakni Raffi Ahmad. Raffi dinilai telah melontarkan ucapan yang benuansa sensual dalam tayangan Pesbukers.

“Bertaburan kalimat-kalimat bernuansa sensual, “Maaf gesekan Anda terlalu kencang,” kata Raffi. Ruben dan Gotik menimpali dengan kalimat sejenis. Ayu Ting Ting tampak mengobral pakaian ketatnya dan status jandanya,” kata Masduki.

Sebelumnya, Masduki meminta pihak yang berwenang dalam bidang penyiaran untuk memberikan sanksi berat dengan memberhentikan progam Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan.

“MUI minta otoritas bidang penyiaran memberi sanksi berat pada dua program ini dengan menghentikan program, mengingat tak terlihat adanya iktikad baik pembenahan,” kata Masduki kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/5/2019).

KH Masduki Baidlowi juga meminta kepada masyarakat, khususnya kepada anak muda untuk tidak menonton Pesbukers. “Dunia iklan juga disarankan tidak mendukung program yang tidak mendidik dan berselera rendah seperti ini,” lanjutnya.

Sumber : Suara.com