Mutasi TNI, Jenderal Pemburu Gembong Teroris MIT Jabat Ir Kostrad

0
25
Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono memimpin serah terima jabatan Ir Kostrad dari Mayjen TNI Tjahja Komara (kiri) kepada Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, Jumat (26/2/2021). (Foto: Penkostrad).
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan tugas baru kepada Mayjen TNI Ilyas Alamsyah.

Dosen Tetap Universitas Pertahanan ini dipromosikan sebagai Inspektur Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat atau Ir Kostrad.

Penunjukan Ilyas tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/145/II/2021 tanggal 23 Februari 2021 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Ilyas menggantikan Mayjen TNI Raden Tjahya Komara yang dimutasi sebagai Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

Serah terima jabatan telah dilaksanakan ruang Mandala Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, dipimpin Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono, Jumat (26/2/2021).

Eko mengucapkan selamat datang kepada Ilyas sekaligus selamat atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya.

“Saya percaya berbekal kemampuan dan pengalaman jabatan sebelumnya, Jenderal akan mampu melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” kata Pangkostrad, dikutip Minggu (28/2/2021).

Pangkostrad mengingatkan, pangkat dan jabatan merupakan kepercayaan dan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan dan organisasi. Untuk itu dirinya berpesan agar tugas tersebut senantiasa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.

Profil Mayjen TNI Ilyas Alamsyah

Lahir di Bandar Betsy I, Bandar Huluan, Simalungun, Sumatera Utara pada 4 November 1966, Ilyas masuk Akademi Militer selepas dari bangku pendidikan sekolah menengah. Dia lulus pada 1988 di bidang infanteri.

Berbagai penugasan telah dijalaninya. Ilyas antara lain pernah menjabat Asintel Kasdam I/Bukit Barisan pada 2013, Asintel Kaskostrad, Danrem 132/Tadulako (2014) dan Waaspam KSAD.

Jabatannya terus naik seiring perjalanan waktu dengan menjabat Kasdam Jaya pada 2016 dan Aspam KSAD pada 2017. Setelah itu Ilyas dipromosikan sebagai Kabais TNI. Dalam rekam jejak militernya, Ilyas dikenal sebagai salah satu jenderal pemburu kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Ilyas pernah mengemban jabatan sebagai Kolakops TNI Tinombala. Tugas utama Kolakops Tinombala yakni memburu gembong teroris Santoso alias Abu Wardah di Pegunungan Poso Pesisir, Sulawesi Tengah. Saat itu Ilyas menggantikan Brigjen TNI (Anumerta) Syaiful Anwar.

Belakangan Santoso tewas dalam baku tembak dengan pasukan TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Tinombala pada 2016. Namun sisa-sisa kelompoknya hingga kini masih terus bergerilya di belantara Poso dan menebar teror.

Tak lama menjabat Kabais TNI, Ilyas diganti. Dia selanjutnya dimutasi sebagai Staf Khusus KSAD (2017) dan setelah itu Dosen Unhan.

 

Sumber : iNews.id