Beranda Hukum Napi Kabur dari Rutan Lhoksukon Ditemukan Tewas di Sungai, Ini Identitasnya

Napi Kabur dari Rutan Lhoksukon Ditemukan Tewas di Sungai, Ini Identitasnya

56
0
Jenazah napi yang kabur diangkut dari sungai. Foto: dok. Polres Aceh Utara

Buktipers.com – Aceh Utara (Aceh)

Seorang narapidana yang kabur dari Rutan Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh, ditemukan tewas di sungai Desa Pante, Kecamatan Lhoksukon, sekitar pukul 09.00 WIB tadi. Saat ditemukan, mayat dalam posisi mengapung dan lengkap dengan pakaiannya.

“Awalnya warga melihat mayat pria tanpa identitas mengapung di sungai tersebut. Lalu warga melaporkan kasus itu ke Polres dan tim identifikasi turun ke lokasi kejadian,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, Iptu Rezki Kholiddiansyah dikonfirmasi detikcom, Selasa (18/6/2019).

Rezki menyebutkan setelah dilakukan olah TKP, kemudian mayat dibawa ke Rumah Sakit Cut Meutia. Pihaknya, selanjutnya melakukan koordinasi dengan Rutan Lhoksukon untuk melihat apakah mayat tersebut merupakan napi yang kabur pada Sabtu (16/6) kemarin.

Baca Juga!  PSK Waria Pemain Baru Terjaring Razia Satpol PP

“Hasil identifikasi, keterangan pihak rutan dan teman napi lainnya mayat itu adalah seorang napi. Pihak keluarganya pun sudah memastikannya,” sebut Rezki.

Napi Kabur dari Rutan Lhoksukon Ditemukan Tewas di Sungai, Ini IdentitasnyaFoto: dok. Polres Aceh Utara

Rezki menuturkan identitas mayat napi itu adalah Sufriadi Aiyub (20) warga Desa Cot Patisah, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara. Sufiriadi divonis hukuman 2 tahun 6 bulan. Sisa hukuman yang harus dijalani satu tahun empat bulan lagi.

“Diduga dia mau menyeberang sungai. Namun kemungkinan tidak bisa berenang dan tenggelam. Saat ini jenazahnya masih di RS untuk proses serahterima kepada pihak keluarganya,” sebut Rezki.

Untuk diketahui, Sufriadi Aiyub dilaporkan kabur dari Rutan Lhoksukon bersama 72 rekannya pada Sabtu (16/6) pukul 16.00 WIB. Mereka kabur setelah mendobrak tiga lapis pintu rutan tersebut.

Baca Juga!  Peleton Pemukul Siaga di Aceh Antisipasi Gangguan Saat Pemilu

Usai kabur, mereka terus diburu oleh petugas dari Polres Aceh Utara. Hingga kini, sedikitnya 27 dari 73 napi yang kabur telah ditangkap. Petugas terus melakukan pencarian dengan merazia, menyisir dan terus meminta laporan masyarakat tentang adanya orang tanpa identutas berkeliaran di pemukiman.

 

Sumber : detik.com

Loading...