Beranda Hukum Niat Ibadah Jumat Agung Bersama Istri Tidak Kesampaian, Ini Telepon Terakhir Aipda...

Niat Ibadah Jumat Agung Bersama Istri Tidak Kesampaian, Ini Telepon Terakhir Aipda Stef pada Istri Sebelum Kecelakaan

246
0
Aipda Stef Pekuali. ©2019 Merdeka.com
Loading...

Buktipers.com – Jakarta  

Aipda Stef Pekuali (40), anggota Polres Kupang tewas di tempat setelah sepeda motor dikendarai bertabrakan dengan pikap. Kepala pos polisi (Kapospol) Tuapukan Polres Kupang itu sebelumnya baru pulang pengamanan Pemilu.

Peristiwa itu terjadi Jumat (19/4) pagi pukul 05.30 di Jalan Timor Raya Kilometer 20 persis di depan penjual Sasando Desa Oebelo Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Selama Pemilu, Aipda Stef melakukan pengamanan pengamanan di kantor camat Kupang Timur.

Informasi dihimpun, malam itu dia piket pengamanan kotak suara di kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kupang Timur. Pagi harinya, dia berniat pulang ke rumahnya di Perumahan Matani, Desa Matani, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang karena hendak ke gereja bersama istri dan anaknya mengikuti ibadah Jumat Agung. Selesai ibadah, Aipda Stef juga berencana melakukan pengamanan.

Baca Juga!  Orang Gila Bakar RSJ di Aceh Tengah

Namun takdir berkata lain. Dalam perjalanan pulang menggunakan Honda CBR nomor polisi DH 4826 KF dari Babau Kecamatan Kupang Timur, Aipda Stef mengalami kecelakaan lalu lintas. Sepeda motor yang dikendarai korban Aipda Stef bertabrakan dengan pikap nomor polisi DH 8194 CN yang dikendarai Duagus Kabnani (35), warga Kabupaten Kupang, yang saat itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kupang menuju Babau. Saat itu mobil pikap yang dikendarai Duagus Kabnani memuat delapan orang penumpang.

Sepeda motor mengambil jalur kanan dan karena jarak yang sudah dekat maka Duagus Kabnani tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga terjadi tabrakan. Korban terjatuh dari sepeda motor dan terpental di badan jalan, sementara sepeda motor yang ditumpangi mengalami kerusakan pada bagian depan. Demikian pula pikap mengalami kerusakan pada bagian depan.

Baca Juga!  5 Jam Perjalanan Babinsa Kawal Kotak Suara

Kepala korban terbentur badan jalan dan mengalami luka serius. Darah segar keluar dari telinga dan luka di kepala korban. Korban tidak sadarkan diri dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban lalu dievakuasi dengan mobil pikap dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Kupang guna proses lebih lanjut.

“Barang bukti mobil pick up dan sepeda motor sudah kita amankan dan sopir pikap kita periksa,” ucap Kasat Lantas Polres Kupang, AKP Andry Andriyansya, kepada wartawan, Jumat (19/4).

Sebelum kejadian, Aipda Stef masih sempat menelepon istrinya di rumah dan mengabarkan akan pulang untuk beribadah ke gereja bersama. Dia minta disiapkan pakaian untuk ke gereja.

Baca Juga!  Usai Hadiri Kampanye Prabowo, OTK Tembak Muklis Pakai Airsoft Gun

Aipda Stef juga masih meminta istrinya mencuci pakaian seragam korban agar dipakai kembali untuk berdinas usai kegiatan gereja. Setelah Jenazah korban sempat divisum di rumah sakit Bhayangkara Kupang dan selanjutnya dibawa ke rumah duka di perumahan Matani untuk disemayamkan.

Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah pihak selaku saksi dan memeriksa Agus Kabnani, sopir pikap. Agus Kabnani pun masih diamankan di kantor lantas Polres Kupang.

Sumber : merdeka.com

Loading...