‘Nyanyian’ Wanita Ini Giring Dua Polisi Pengguna Sabu ke Sel, Kapolres Dairi: Tiada Maaf untuk Pengguna Narkoba

0
362
Dua oknum polisi dan seorang wanita serta tersangka lainnya yang terlibat pemnyalahgunaan narkotika jenis sabu, diamankan polisi Polres Dairi.(tribun/net)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Dairi (Sumut)

Entah ada apa yang ada di benak dua oknum polisi berinisial Brigadir KS dan Briptu RSB yang nekat mengkonsumsi narkotika.

Nasibnya pun apes, keduanya tertangkap tangan saat menikmati narkotika jenis sabu.

Penangkapan terhadap dua personel kepolisian itu berlangsung, setelah petugas Satres Narkoba Polres Dairi melakukan pengembangan atas pengrebakan yang pernah lakukan.

Pengrebekan terjadi di dua di dua lokasi, di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Jumat (1/2/2019).

Kasatres Narkoba Polres Dairi, AKP Robinson Ginting menjelaskan pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika itu berawal dari tertangkapnya seorang wanita, MES (36), yang kemudian ‘bernyanyi’ alias mengungkap pelaku penyalahgunaan narkotika lainnya, hingga tertangkapnya dua oknum polisi pengguna sabu itu.

MES adalah warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang Dairi. Ia ditangkap dari salah satu penginapan sekitar pukul 13.15 WIB.

“Kasus ini terungkap berawal dari penangkapan seorang wanita berinisial MES di salah satu penginapan di Jalan Runding,” kata Robinson, Sabtu (2/2/2019).

“Saat digeledah yang bersangkutan kedapatan memiliki satu klip narkotika jenis sabusabu seberat 0,19 gram. Keberadaan MES ini diketahui setelah kami menerima informasi dari masyarakat,” tambahnya.

Robinson menambahkan, selanjutnya petugas melakukan interograsi terhadap Masta.

Berdasarkan pengakuan tersangka itu, barang haram miliknya, ia peroleh dari seseorang berinisial RU (38) warga Jalan Abadi, Sidikalang.

Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap orang yang dimaksud dan berhasil menemukan RU di kediamannya pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB. Diduga pelaku ini berperan sebagai pengedar sabu-sabu.

“Saat didatangi, tersangka dengan inisial RU ini tak bisa mengelak, apalagi petugas kami menjelaskan bahwa penangkapan RU atas keterangan dari MES,” ucapnya.

Setelah didesak, tersangka Rahminton menyebutkan bahwa narkotika jenis sabusabu biasa diperjualbelikan, ia peroleh dari seorang pria bernama, SS (28) warga Desa Lau Sireme, Kecamatan Tigalingga, Dairi.

Petugas pun meminta tersangka Rahminton untuk menghubungi SS, dengan dalih ingin memesan narkotika jenis sabusabu dan berjanji bertemu di rumah RU.

“Begitu tersangka SS tiba dilokasi, langsung kami amankan bersama barang bukti berupa sabusabu seberat 0,83 gram,” ungkapnya.

Saat akan diboyong ke Mapolres Dairi, tersangka RU kembali buka suara bahwa di dalam rumahnya terdapat orang tengah menikmati sabu-sabu.

Mendengar, ucapan tersangka petugas lalu melakukan pengecekan. Benar saja, terdapat dua orang yang sedang mengisap sabu-sabu.

“Ternyata dua orang yang disebut tengah menikmati sabu-sabu merupakan anggota Polri yaitu Brigadir KS dan Briptu RSB,” jelas mantan Kapolsek Mardinding, Polres Tanah Karo itu.

Di tempat itu kami juga temukan sabusabu seberat 0,20 gram, dua buah mancis, satu buah bong serta dua klip pastik kosong diduga bekas sabusabu,” tambahnya.

Menurut informasi, Brigadir KS sebelum tertangkap bertugas di Satlantas Polres Dairi unit dan Brigadir RSB merupakan personel Bhabinkamtibmas Polsek Salak, Polres Pakpak Bharat.

Kini seluruh tersangka maupun barang bukti telah diamankan di Mapolres Dairi untuk menjalani proses hukum.

Tiada Maaf Untuk Pelaku Pengguna Narkoba

Polres Dairi sangat serius dalam melakukan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya, tidak terkecuali bagi oknum polisi yang terlibat.

Kasubbag Humas Polres Dairi, Ipda Donni Saleh menyebutkan bahwa Kapolres Dairi, AKBP Erwin Wijaya Siahaan dalam setiap apel pagi selalu mengingatkan kepada seluruh jajarannya agar tidak satu pun anggotanya bermain-main dengan segala macam bentuk narkotika.

“Setiap apel pagi beliau selau menyampaikan hindari narkoba. Jika kedapatan ada personel yang terlibat, maka tiada maaf,” kata Donni pada Sabtu (2/2/2019).

Lebih lanjut Donni menyatakan, bahkan Kapolres Dairi dengan keras selalu menyatakan akan menindak tegas personel kepolisian yang tidak mengindahkan imbauannya tersebut dan tidak akan memberikan perlindungan hukum bagi yang terlibat.

“Proses hukum tetap lanjut. Selain itu akan mendapat sanksi kode etik, bisa berupa pemecatan atau minimal dimutasi,” ujarnya.

Sementara itu, tertangkapnya seorang oknum kepolisian Polres Dairi bersama personel Polres Pakpak Bharat di Kabupaten Dairi terkait kasus narkoba, merupakan yang pertama dalam beberapa tahun terakhir.

“Ini kasus pertama anggota terlibat narkoba, setelah beberapa tahun lalu,” ucapnya.(*)

 

Sumber: Tribunnews.com