“OGAN” Kopi Produk Lokal Humbahas Butuh Perhatian Pemerintah Daerah

0
736
IMG20170926135731

BuktiPers.Com – Medan (Sumut)

Sudah tidak menjadi rahasia lagi khususnya di Indonesia bahkan di beberapa negara bahwa kopi menjadi salah satu produk unggulan hasil pertanian Indonesia. Di beberapa daerah di Indonesia, kopi memiliki sejarah panjang mulai dari komunitas dagang yang memiliki peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Meminum kopi justru menjadi gaya hidup. Sebelum mengawali aktivitas terasa kurang tanpa secangkir kopi yang disajikan panas maupun dingin, seperti sekarang ini kopi dinikmati oleh generasi dari berbagai kalangan usia muda hingga tua baik itu di kalangan profesional, mahasiswa bahkan ibu rumah tangga.

Hal ini diungkapkan Dewi Lidya Lumban Gaol saat ditemui BuktiPers.Com di warung Miesop Kampoeng Kompleks Perumahan Citra Garden Jln. Letjen Jamin Ginting Medan, Selasa (26/9/2017), bahwa Dewi akan terus berupaya memasarkan kopi unggulan dari tanah kelahirannya Onan Ganjang, salah satu Kecamatan di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Provinsi Sumatera Utara ke beberapa daerah di Indonesia bahkan kalau terbuka peluang akan memasarkannya ke mancanegara.

“Saya akan terus berupaya memasarkan kopi unggulan dari tanah kelahiran saya Onan Ganjang Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Provinsi Sumatera Utara ke beberapa daerah di Indonesia bahkan kalau terbuka peluang akan memasarkannya ke mancanegara,” ujar Dewi.

Kopi produk unggulan dari Onan Ganjang Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Provinsi Sumatera Utara bermerek “OGAN COFFEE ARABICA” adalah kopi jenis Arabika yang ditanam di kawasan ladang masyarakat Kecamatan Onan Ganjang. Dan kopi Ogan ini diproduksi secara original (Single Origin Premium Coffee) tanpa ada campuran bahan jenis lainnya seperti cengkeh, kayu manis, beras, pulut dan jagung.

Dewi menambahkan, kopi Ogan sudah dipasarkan ke Medan, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Kalimantan dan sistem penjualan juga dilakukan secara online bahkan salah seorang pengusaha di Bali sudah mulai memesan kopi Ogan dalam jumlah yang lumayan besar.

“Kopi Ogan sudah dipasarkan ke Medan, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Kalimantan dan sistem penjualan juga dilakukan secara online bahkan salah seorang pengusaha di Bali sudah mulai memesan kopi Ogan dalam jumlah yang lumayan besar,” tambah Dewi.

Dalam kesempatan tersebut Dewi juga mengharapkan perhatian dari Pemerintah Daerah agar mau peduli dalam mendukung usaha-usaha rumah tangga yang memiliki prospek pengembangan usaha ke arah yang lebih maju lagi.

Dengan tingginya permintaan pasar sudah pasti dibutuhkan dana yang lebih besar. Karena jenis usaha yang dilakukan adalah jenis usaha yang saat sekarang ini sangat diminati oleh banyak orang dan dari berbagai kalangan bahkan pemasarannya akan go internasional.

“Dengan tingginya permintaan pasar sudah pasti dibutuhkan dana yang lebih besar. Karena jenis usaha yang dilakukan adalah jenis usaha yang saat sekarang ini sangat diminati oleh banyak orang dan dari berbagai kalangan bahkan pemasarannya akan go internasional,” harap Dewi mengakhiri pembicaraan. (EBN/Red)