Oknum Angota DPRD Tubaba ‘Meradang’ karena Mau Ditilang, Ancam Pindahkan Kapolres

0
502
Suasana konfrensi pers di Polres Tulang Bawang.
Dijual Rumah

Tulang Bawang, buktipers.com- Personil Sat Lantas Polres Tulang Bawang, sesalkan sikap arogan yang diperlihatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) saat mau ditilang, pada saat operasi rutin, di Simpang Randu Unit 6, pada Jum’at  (27/9/2019), lalu.

Hal ini diungkapkan 2 orang anggota polisi yang bertugas dan Kanit Lantas, pada saat konferensi pers, Rabu (16/10/2019), lalu, di Polres Tulang Bawang.

Salah satu anggota yang bertugas pada saat kejadian berlangsung, inisial A menjelaskan, bahwasanya dirinya beserta Kanit, saat itu lagi melakukan razia rutin, di Simpang Randu Unit 6.

Dan saat itu, ada mobil kijang innova berwarna hitam dengan nopol BE 2059 YG, yang diberhentikan petugas untuk diperiksa surat kendaraannya, ungkapnya.

“Kami menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan, sesuai tupoksi kami dan tugas kami,”ungkap Polantas tersebut.

Masih katanya, aksi arogan itu muncul, pada saat oknum pengemudi tersebut, mangaku tidak membawa SIM dan oknum tersebut meminta waktu, karena katanya ada yang hendak mengantarkan SIM-nya.

Lama ditunggu, ternyata SIM-nya tak kunjung datang, malah dia mengeluarkan nada kasar, pada saat petugas hendak menilangnya, bebernya lagi.

“Dan pada saat kami tanya yang bersangkutan untuk menunjukkan SIM dan STNK-nya,  ia bilang SIM-nya ketinggalan, lalu ia menelfon seseorang untuk mengantarkan SIM dan kami tunggu sampai SIM-nya datang. Cuman, yang ditelfon tidak datang dan saya izin untuk menilang, malah ia mengeluarkan nada kasar dengan kata “ya udah tilang dengan nada yang keras”, “tuturnya mengisahkan.

Oknum tersebut semakin marah saat mau ditilang dan mengancam para petugas di lapangan, akan dilaporkan ke Polda Lampung dan bahkan mengancam memindahkan para polisi yang bertugas saat itu, ujarnya.

Lanjutnya, oknum tersebut juga mengaku punya saudara di  Paminal Polda Lampung, bahkan ia juga menyuruh membuka rompi Polantas untuk melihat nama petugas.

Bahkan, ia juga mengacam akan memindahkan Kapolres Tulang Bawang.

Agar tidak terjadi cekcok yang lebih parah, Kanit Lantas langsung datang melerai dan tidak menilang oknum tersebut. Akan tetapi, setelah dilerai, oknum tersebut malah kembali lagi, dan masih dengan nada yang kasar.

Dia bertanya kepada petugas, “Lampung mana ?” Karena ia merasa sama-sama Lampung, kemudian petugas menjawab “ Lampung Menggala”.

Dan dengan spontan, menjawab dengan jawaban tidak beretika seakan merendahkan daerah tersebut.

“Pada saat kami dilihat Pak Kanit, oknum tersebut langsung dilerai Pak Kanit dan tidak menilangnya. Kemudian ia kembali lagi dengan bertanya, saya lampung apa? Lalu saya jawab, “saya Lampung Menggala”. Kamu tau tidak Lampung Menggala, kacung (babu), kami orang Pagar Dewa,”ujarnya.

Kemudian, oknum tersebut memperkenalkan dirinya, bahwa dia adalah salah satu anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat, dari Dapil II, berinisial M.RS.

Setalah dari konferensi pers, tim media mendatangi kantor DPRD Tulang Bawang Barat dan hendak mencari Informasi kebenaran tentang oknum anggota DPRD tersebut, pada Kamis (17/10/2019).

Namun tidak ketemu, yang ada hanya petugas (Staf Honorer) yang berjaga di kantor DPRD Tulang Bawang Barat tersebut.

Katanya, semua pada dinas luar dan kemungkinan harin Senin, baru ada semua.

Kemudian, tim media langsung mendatangi kediaman ketua DPRD Tulang Barat untuk memastikan, apakah M.RS benar anggota DPRD Tulang Bawang Barat.

Dan status  M.RS pun dibenarkan ketua DPRD tersebut dan menyebutkan, kalau dia adalah anggota DPRD yang baru dilantik.

“Terima kasih sudah memberitahu saya hal ini. Memang benar, saudara M.RS tersebut adalah anggota Dewan Tubaba. Cuman kejadian ini, saya baru mendengarnya,  nanti akan kita ceritakan dan kita panggil ketua fraksinya, Pak Yantoni karena itu anggotanya,”ujarnya

(Rel)