Oknum Petugas TKSK Diduga Pungli Dana KUBE PKH di Desa Mulyaagung

0
165
Puluhan warga mendatangi kantor Kepala Desa Mulyaagung, guna menanyakan potongan dana bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial RI, melalui dana dekosentrasi Dinas Sosial Provinsi Lampung.
Dijual Rumah

Mesuji, buktipers.com – Oknum petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) diduga melakukan pungutan liar (Pungli) dana bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) PKH, di Desa Mulyaagung, Kecamatan Simpangpematang, Mesuji.

Akibatnya, puluhan warga mendatangi kantor Kepala Desa Mulyaagung, guna menanyakan potongan dana bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial RI, melalui dana dekosentrasi Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Puluhan warga ini, meminta oknum petugas tersebut dilaporkan ke pihak berwajib.

Sonny, sebagai Kepala Desa, mempersilahkan perwakilan warga yang hadir untuk menyampaikan siapa oknum yang meminta setoran  pada saat pencairan uang bantuan tersebut.

Mundiarti, selaku Ketua Kelompok KUBE PKH Desa Mulyaagung  membenarkan soal pemotongan dana bantuan tersebut yang dilakukan  oleh oknum  TKSK saat dirinya  bersama bendahara kelompok, mencairkan  dana bantuan tersebut, di salah satu bank.

Kejadian ini, berawal saat Mundiarti, bersama bendahara kelompok, mencairkan  dana bantuan tersebut. Saat mereka berdua dalam perjalan pulang ke rumah, tiba-tiba ada oknum petugas TKSK, memangil Mundiarti.

Saat ditemui, oknum tersebut meminta uang kepada dirinya, sebesar Rp3 juta dengan alasan biaya pembuatan proposal pengajuan bantuan dana yang baru saja berhasil dicairkan. Mundiarti lalu menyerahkan uang  yang diminta, kepada oknum tersebut.

Selain melakukan pungli, berapa hari kemudian, oknum tersebut juga meminta kartu  ATM rekening  kelompok yang dipegang Mundiarti yang masih berisi dana bantuan yang belum dicairkan senilai  Rp10 juta.

Masyarakat Mulyaagung berharap agar kasus ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat, provinsi, khususnya Pemerintah Kabupaten Mesuji.

 

(Rel)