Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga, F3 Kuasa Hukum Korban Minta Polres Sergai Usut Tuntas

0
24
Foto kuasa hukum korban saat menunjukkan bukti laporan polisi.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Pihak Polres Serdang Bedagai (Sergai), diminta mengusut tuntas kasus oknum Polisi  berinisial TPP, berpangkat Ipda yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Agung Lesmana (27), warga Dusun VIII Desa Firdaus ,Kecamatan Sei Rampah hingga mengalami memar dan luka.

Demikian disampaikan penasehat hukum korban  Agung Lesmana, didampingi rekannya, Fauzi Iskandar Nasution SH, Febriansyah Mirza SH , Fadli Wanda dan Nurdin SH, dari kantor hukum F3 Medan, Senin (19/7/2021), kepada Wartawan, di rumah makan Cindelaras Sei Rampah, Kabupaten Sergai.

Mereka meminta pihak Polres Sergai menindaklanjuti perkara klien mereka tersebut atas nama Agustiansyah selaku pelapor dan korbannya Agung Lesmana untuk diusut tuntas hingga ada kepastian hukum.

Diakui Fauzi Iskandar, bahwa Agung Lesmana selaku korban sejak satu tahun lalu mengalami gangguan jiwa, sehingga  kesehariannya seperti orang linglung sejak ayahnya meninggal dunia.

Peristiwa penganiayaan yang dialami Agung imbuh Febriansyah Mirza, terjadi pada 26 Mei 2021 lalu, sekitar pukul 23:00 WIB.

Foto korban penganiayaan oknum Polisi.

Saat itu, Agung  berada di perkarangan salah satu rumah warga, di komplek perumahan Graha Sergai Indah, Dusun II, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah yang merupakan milik oknum polisi berinisial TPP.

Menurut pihak keluarga, lanjut Febriansyah Mirza, saat itu Agung diamankan Security (Penjaga malam) perumahan Sulisman (35), warga Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, dan kemudian penjaga malam tersebut menangkap Agung Lesmana .

Setelah ditangkap penjaga malam, dia dibawa ke pos penjagaan, dan selanjutnya menghubungi pemilik rumah yang merupakan oknum polisi berinisial TPP.

Begitu datang, TPP menuduh Agung akan mencuri di rumahnya, dan selanjutnya menganiaya menggunakan broti kayu yang masih melekat paku, sehingga mengalami luka lebam di punggung, luka robek di bagian kepala dan kaki serta luka lebam di tangan, bebernya.

Ditambahkan Fauzi Iskandar Nasution, pihak keluarga tahu, setelah Kepala Dusun VIII, Hendra, menghubungi adik korban, Agustiansyah.

Foto korban saat mendapat perawatan medis akibat penganiayaan.

Kemudian paginya, 27 Mei, datang ke Polsek Firdaus, dan disitulah Agustiansyah melihat abangnya lemas dengan kondisi luka memar di punggung, tangan serta luka robek di kepala dan kaki. Oleh pihak Polsek Firdaus membawa korban untuk divisum ke RSU Melati Desa Pon.

“Atas kejadian tersebut, pihak keluarga merasa keberatan atas penganiayaan Agus Lesmana, terlebih penganiayaan diduga dilakukan oknum polisi pula, karena selama ini Agung mengalami  gangguan jiwa yang kesehariannya seperti orang linglung sehingga kecil kemungkinan Agung akan melakukan aksi pencurian,” cetus Fauzi Iskandar.

Atas penganiayaan tersebut, timpal  Febriansyah Mirza, pihaknya selaku penasehat hukum keluarga dan korban telah melaporkan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oknum polisi tersebut ke Polsek Firdaus, pada 15 Juli kemarin dengan nomor: STPL/120/VII/2021/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut dan ditandatangani Kepala SPK “A” Aiptu.J Sirait.

“Kita cukup miris, bahwa korban yang telah mengalami cacat mental sudah setahun lalu, sejak ayahnya meninggal dianiaya diduga oleh oknum anggota polisi yang seharusnya mengayomi dan melindungi masyarakat tidak sebaliknya  main hakim sendiri dengan menuduh, klien kami Agung Lesmana akan mencuri di rumah oknum polisi tersebut yang seharusnya membawa ke kantor polisi, bukan malah menganiayanya,” pungkas Febriansyah Mirza.

Selanjutnya, Kasubbag Humas Polres Sergai, AKP Sopian yang dikonfirmasi buktipers.com, melalui pesan WhatsAppnya, pada Senin sore tadi, membenarkan ada pengaduan masyarakat melalui kuasa hukumnya  dan perkaranya saat ini telah ditangani pihak Satreskrim Polres Sergai.

 

(ML.hrp)