Beranda Hukum Oknum Polisi yang Tembak Mati Warga Dihukum 8 Tahun Penjara

Oknum Polisi yang Tembak Mati Warga Dihukum 8 Tahun Penjara

21
0
Ilustrasi. (Net)
Loading...

Buktipers.com – Ambon

Brigpol Reionld Eliant Latuheru, oknum polisi yang tanpa sengaja menembak mati Flegon Pitries hingga tewas dijatuhi vonis delapan tahun penjara. Ia menembak Flegon di kawasan Kayu Putih, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

“Menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melanggar pasal 138 KUH Pidana sehingga dijatuhi hukuman penjara selama delapan tahun,” kata ketua majelis hakim setempat Jimmy Wally didampingi Hamzah Khailul dan Jenny Tulak selaku hakim anggota di Ambon, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (15/5/2019).

Dalam amar putusannya majelis hakim menyatakan unsur-unsur yang tertera dalam pasal 338 KUHP berupa unsur barang siapa, dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, atau menyebabkan matinya orang lain sudah terpenuhi.

Baca Juga!  Seorang Pria di Sumsel Ditemukan Tewas Ditembak

Yang memberatkan terdakwa dihukum penjara karena selaku seorang anggota polisi tidak menjaga kerahasiaan identitasnya sebagai anggota intelkam dan mencabut senjata laras pendek serta mempraktikkan cara menembak kepada teman-temannya saat meneguk minuman keras pabrikan pada Kamis, (22/11/2018) sekitar pukul 17.15 WIT.

Sedangkan yang meringankan adalah terdakwa bersikap sopan serta mengakui perbuatannya, memiliki tanggungan keluarga, serta belum pernah dihukum.

Putusan majelis hakim juga masih lebih ringan dari tuntutan JPU Kejati Maluku, Ester Wattimuray yang dalam persidangan sebelumnya meminta terdakwa dinyatakan terbukti bersalah dan divonis sepuluh tahun penjara.

Menetapkan barang bukti berupa satu pucuk pistol revolver, lima butir peluru, dan satu sarung pistol dikembalikan ke Polda Maluku.

Baca Juga!  Usai Pesta Joget, Dua Warga Sipil Tertembak Oknum Anggota Brimob

Atas putusan tersebut, baik JPU maupun terdakwa melalui penasihat hukumnya Thomas Wattimury menyatakan pikir-pikir, sehingga mereka diberikan waktu tujuh hari untuk menyampaikan sikap.

“Tujuh hari setelah putusan ini dibacakan dan tidak ada jawaban maka putusan ini dinyatakan diterima oleh terdakwa dan JPU,” kata majelis hakim.

Sumber : detik.com

Loading...