Pahala Sitorus Minta Kadis PU Tindak Tegas Tersangka Kasi Alat Berat PU

0
288
IMG-20171127-WA0025
Loading...

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Ketua Komisi III DPRD Kota Tebing Tinggi Pahala Sitorus, MM, meminta Kepada Plt Kepala Dinas PU Ir Ahmad Bakri untuk memberi sanksi tegas administrasi tersangka kasus sewa menyewa alat berat beko yang digunakan di galian C illegal Desa Naga Kesiangan Sergei, dimana sanksi disiplin PNS telah diatur baik dalam PP 53, maupun dalam UU No 5 tahun 2014 tentang ASN terkait status PNS yang di embannya.

Polres Tebing Tinggi telah menangkap tersangka Selik alias Lilik penyewa alat berat beko, tanggal 26 Juni 2017 dan perkaranya sudah P21, sementara tersangka kasi alat berat PU Masih di dalam pencarian Polisi dan tentu yang bersangkutan tidak masuk kantor.

Baca Juga!  Mengenal Lebih Dekat Obyek Wisata Samosir

Hal itu disampaikan Pahala Sitorus, MM di Gedung Dewan Jalan Sutomo Tebing Tinggi, Rabu 22 Nopember 2017.

Kepada BuktiPers.Com, Ketua Komisi 3 yang membidangi pembangunan itu mengatakan bahwa kasus ini dua sisi yang berbeda, pertama kasus illegal galian C dan kedua kasus sewa alat berat beko milik Pemko Dinas PU di tempat Galian C yang tidak ada izin dan tidak jelas hasil sewa menyewanya jadi ini harus diusut tuntas dan kepada Kapolres AKBP Ciceu Cahyati, SH, MH saya sebagai wakil rakyat meminta ketegasan polisi untuk secepatnya memproses dan memeriksa tersangka dan dalam kasus ini saya punya data ada 170 hari alat berat beko yang diduga disewakan tidak jelas dananya disetor ke mana, kita segera rencanakan untuk RDP kepada Dinas PU, jadi kasus ini harus sampai ke pengadilan artinya jangan terhenti kita tahu Kapolres mau pindah tugas ke Jakarta. Kita minta Kapolres meneruskan penyidikan kepada penggantinya demi penegakan hukum di Kota Tebing Tinggi, jelasnya.

Baca Juga!  Lia Tirtayana, Ajak Para Camat Himbau Masyarakat Lakukan Perekaman

Ketika hal tersebut dikonfirmasi via seluler kepada Kapolres melalui Kabag Humas AKP MT Sagala, Rabu 22 Nopember 2017, membenarkan hal itu artinya Polisi masih terus berusaha menghadirkan tersangka untuk diproses sesuai hukum yang berlaku, tegas AKP MT Sagala.

Di tempat terpisah Kadis PU Tebing Tinggi Ir Ahmad Bakri membenarkan Kasi alat berat, Syarif sudah tidak masuk kantor sekira 3 bulan, jelasnya. (AgusWan/Red)

Loading...